EmitenNews.com - PT Emdeki Utama Tbk melaporkan penggunaan dana hasil penawaran umum perdana saham IPO dengan perolehan bersih sebesar Rp175,3 miliar. Perseroan memperoleh tanggal efektif IPO pada pada 25 September 2027.

Sesuai rencana, dana sebesar itu akan digunakan untuk ekspansi pabrik, tambah modal anak usaha, dan tambahan modal kerja. Hingga 31 Desember 2025, dana IPO yang sudah direalisasikan mencapai Rp135,3 miliar.

Happy Hapsoro, Corporate Secretary Emdeki Utama dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia, Rabu, 14 Januari 2026, menjelaskan bahwa alokasi penggunaan dana IPO itu terbagi dalam empat sasaran.

Berikut rinciannya:

1. Pembangunan pabrik ferro silica terealisasi sebesar Rp5,9 miliar dari rencana penggunaan dana total Rp29,7 miliar.
2. Pembangunan pabrik carbide desulphuriser di Gresik dan Cilegon Rp32,9 miliar, lebih rendah dari rencana anggaran awal Rp48,4 miliar.
3. Modal disetor untuk PT Emde Plast Utama sebesar Rp74,9 miliar dan sudah sesuai target rencana penggunaan dana IPO.
4. Modal kerja produksi calsium carbida Rp22,27 miliar dan sesuai dengan rencana target penggunaan dana IPO.

Adapun, sisa dana IPO Emdeki Utama kini ditempatkan dalam simpanan deposito tenor 3 bulan yang diganjar imbalan bunga 4,5 persen.

Perseroan juga menyatakan bahwa proyek pembangunan pabrik carbide desulphuriser tahap II di Cilegon Banten da pabrik Ferro Silika telah ditunda sesuai kesepakatan pemegang shaam dalam RUPS Tahunan tangga 22 Mei 2025.