Ujian Berat PGN (PGAS) Diterpa Force Majeure dengan Potensi Beban hingga Rp15 Triliun

Berdasarkan laporan keuangan kuartal III-2023, PGAS mencatatkan pendapatan mencapai USD2,69 miliar. Namun, perseroan masih harus menanggung beban pokok pendapatan mencapai USD2,17 miliar. Sehingga perseroan mencatatkan laba periode berjalan mencapai USD273,54 juta, turun dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai USD 366,35 juta.
Related News

Pengendali IDPR Belum Berhenti Borong Saham, Ada Apa?

Emiten TP Rachmat (ASSA) Cetak Laba Melonjak di 2024

Nusa Raya Cipta (NRCA) Bukukan Pendapatan Rp3,3T Sepanjang 2024

Penjualan Oke, Laba ENAK 2024 Tergerus 16 Persen

Melejit 708 Persen, Pendapatan BEEF 2024 Sentuh Rp4,93 Triliun

Rugi Menipis, Emiten Sri Tahir (SRAJ) 2024 Defisit Rp542 Miliar