EmitenNews.com - Kabar baik dari PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR). Emiten konsumer itu, akan membagikan dividen interim tahun buku 2025 sebesar Rp87 per saham. Itu berarti sekitar Rp3,3 triliun. Terdapat 37,98 miliar saham yang berhak menerima dividen dari emiten dengan pengendali utamanya Unilever Indonesia Holding B.V. (85 persen) itu.

Keputusan yang diambil melalui Rapat Direksi pada 4 Desember 2025 itu, mengamanatkan dananya bersumber dari sebagian laba bersih perseroan hingga 30 September 2025. Total, terdapat 37,98 miliar saham yang berhak menerima dividen ini. 

Dalam keterangannya yang dikutip Jumat (5/12/2025), Sekretaris Perusahaan Unilever Indonesia, Padwestiana Kristanti, menyampaikan bahwa dividen interim akan dibayarkan kepada pemegang saham yang tercatat pada 16 Desember 2025 pukul 16.00 WIB. 

“Rapat direksi tanggal 4 Desember 2025 memutuskan dan menyetujui pembagian dividen interim untuk tahun buku yang berakhir 31 Desember 2025 sebesar Rp87 per saham atau seluruhnya berjumlah Rp3.304.367.297.100,” ujar Padwestiana Kristanti dalam keterbukaan informasi, Kamis (4/12/2025). 

Jadwal dividen interim perseroan telah ditetapkan dengan tanggal cum dividen perdagangan di pasar reguler dan pasar Negosiasi pada 12 Desember 2025, yang diikuti ex dividen pada 15 Desember 2025. 

Untuk Pasar Tunai, cum dividen Unilever Indonesia dijadwalkan pada 16 Desember 2025 dan ex dividen pada 17 Desember 2025. Sementara itu, pembayaran dividen akan dilakukan pada 30 Desember 2025. 

Kristianti memastikan pembagian dividen sesuai ketentuan Anggaran Dasar perseroan serta peraturan perundang-undangan yang berlaku, termasuk Pasal 70–72 Undang-Undang No. 40/2007 tentang Perseroan Terbatas. 

Secara kinerja, Unilever Indonesia mencatatkan laba bersih Rp3,33 triliun hingga kuartal III/2025 atau naik 10,81% dibandingkan dengan laba bersih periode yang sama tahun sebelumnya Rp3 triliun. 

Kenaikan laba sejalan dengan kinerja penjualan bersih perseroan yang mencapai Rp27,61 triliun, atau meningkat 0,71% secara tahunan (year on year/YoY). Penjualan terbesar dari segmen usaha kebutuhan rumah tangga dan perawatan tubuh yakni Rp17,52 triliun. 

Penjualan bersih UNVR dari segmen usaha makanan dan minuman naik 2,64% YoY menjadi Rp10,08 triliun.