United E-Motor Ekspansi ke Malaysia, Bangun Pabrik Buka Ritel Perluas Jaringan Distribusi
:
0
Direktur PT. Terang Dunia Internusa Henry Mulyadi, Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi, Wakil Menteri Perdagangan RI Jerry Sambuaga, Chief Financial Official Atroniq Berhard, Marcus Chin, dan Ketua Umum ATEC sekaligus HIPPINDO, Budihardjo Iduansjah. dok. ist.
EmitenNews.com - Ini pencapaian positif PT Terang Dunia Internusa (TDI). Perseroan segera go international dengan motor listrik miliknya. Pasalnya, produsen United E-Motor tersebut telah menandatangani kontrak kerja sama dengan perusahaan asal Malaysia, Artroniq Berhad untuk memperluas jaringan distribusi. Tak sekedar jalur distribusi, United E-Motor pun segera memiliki pabrik yang beroperasi di negeri jiran tersebut.
Penandatanganan kontrak kerja sama pabrik, perakitan, distribusi dan pelayanan United E-Motor di Malaysia dilaksanakan pada Senin (11/9/2023), di Hotel Pullman Thamrin, Jakarta. Penandatanganan oleh Henry Mulyadi (Direktur PT TDI) dengan Marcus Chin (Chief Financial Official Artroniq Berhad) dan disaksikan Dr. Jerry Sambuaga (Wakil Menteri Perdagangan), Budihardjo Iduansjah (Chairman ASEAN Tourism, Trade and Economic Council/ATEC sekaligus Ketua Umum Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia/HIPPINDO).
Kontrak Kerja Sama ini merupakan inisiasi dari Kerja sama antara ATEC dan HIPPINDO sekaligus merupakan realisasi lanjutan dari:
- Kesepakatan Bersama No.04/PEN/MOU/12/2022, No.01/DPP-MOU/XII/2022 Antara Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan Indonesia dengan Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia tentang Pengembangan Ekspor Melalui Jasa Ritel, dan
- Perjanjian Kerjasama No. 01/PEN.5/PKS/02/2023, No. 10/DPP/PKS/HIPPINDO/II/2023 Antara Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan Republik Indonesia dengan Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia tentang Pengembangan Ekspor Melalui Jasa Ritel ke Wilayah Asia.
Related News
Eskalasi Selat Hormuz Tekan Laju IHSG
IHSG Potensi Menguat, Koleksi Saham BBTN, SCMA, MYOR, EXCL, dan MAPI
IHSG Ditutup di Zona Hijau, Analis Warning Potensi Koreksi
IHSG Sempat Tembus Level 7.200, Saham TPIA Masuk Top Losers
Tembok 7.200 Tak Tertembus, IHSG Siang (7/5) Nemplok di Level 7.117
Cek Sukuk Tabunganmu, Ada Penyesuaian Imbalan Untuk Seri Berikut





