Untuk Pengembangan Pasar Modal Syariah, BEI Teken Nota Kesepahaman Dengan BPKH
:
0
EmitenNews.com - Bertujuan mengembangkan pasar modal syariah Indonesia serta mendukung pengelolaan keuangan dana haji, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman dalam rangka Pengembangan Pasar Modal Syariah.
Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama BEI Inarno Djajadi dan Kepala BPKH Dr. Anggito Abimanyu, M.Sc pada Rabu (24/11) di Main Hall BEI dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang berlaku.
Ruang lingkup kerja sama antara BEI dan BPKH tersebut meliputi beberapa hal, di antaranya: Melakukan pengembangan variasi instrumen investasi syariah di pasar modal Indonesia, mendukung kelancaran pelaksanaan pengelolaan keuangan dana haji, melakukan kajian dalam rangka penyusunan indeks syariah, menyelenggarakan kegiatan edukasi untuk meningkatkan literasi terkait investasi di pasar modal syariah, maupun edukasi mengenai Go Public di pasar modal Indonesia dan pertukaran informasi untuk pengembangan pasar modal syariah Indonesia.
Pasar modal syariah di Indonesia bertumbuh pesat dalam beberapa tahun terakhir dengan terus meningkatnya permintaan atas produk-produk pasar modal syariah.
Pertumbuhan ini dapat dilihat dari jumlah saham syariah yang tercatat di BEI meningkat sebesar 37 persen dari 318 saham syariah pada tahun 2015 menjadi 436 saham syariah pada 23 November 2021.
Related News
Sumber Dana Terbatas, OJK Urai 8 Usaha Modal Ventura Belum Penuhi Ini
BEI Perketat Aturan HSC, Saham Rp5T Mulai Kena Pantau
Revisi Terbaru Peraturan Pencatatan Saham dan IPO di BEI, Ini Poinnya!
Tak Dapat Disehatkan, OJK Setop Izin Usaha PT Porto Ventura Kapital
Cadangan Devisa Turun jadi USD146,3 Miliar, BI Catat Penyebabnya
BEI Umumkan Saham HSC Baru, INDO Jadi Anggota Ke-62





