Urung Jual, Trisula Textile (BELL) Lanjut Buyback Rp30 Miliar

PERIKSA - Tiga direksi Trisula Textile mengamati dari jarak dekat pakaian jadi hasil produksi perseroan. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Trisula Textile Industries (BELL) akan melakukan pembelian kembali saham atau buyback saham senilai Rp30 miliar. Ajang akan dilaksanakan dalam tempo 12 bulan. Itu setelah mengantongi persetujuan investor dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 22 April 2024.
Jumlah saham akan dibeli kembali maksimum 6 persen dari modal disetor perseroan atau 435 juta saham. Pelaksanaan buyback dilatari harga saham perseroan saat ini belum mencerminkan nilai atau kinerja sesungguhnya, menjaga kewajaran harga saham, dan meningkatkan kepercayaan investor.
Dengan begitu, buyback saham diharapkan dapat memberikan tingkat pengembalian lebih baik bagi pemegang saham. Selain itu, buyback juga diharap meningkatkan kinerja saham, dan memberi fleksibilitas lebih besar dalam pengelolaan modal untuk mencapai struktur permodalan efisien.
Perseroan berharap, buyback saham tidak akan memengaruhi kegiatan usaha, dan operasional. Maklum, perseroan telah memiliki modal kerja cukup untuk menjalankan kegiatan usaha. Buyback akan dilakukan paling lama 12 bulan terhitung mulai 22 April 2024 sampai dengan 21 April 2025.
Pembelian kembali saham akan dilakukan baik melalui bursa maupun luar bursa. Perseroan akan menunjuk PT Phillip Sekuritas Indonesia sebagai untuk melakukan pembelian kembali saham melalui bursa. Sumber dana buyback dari internal perseroan, bukan dana hasil penawaran umum, dan bukan dari pinjaman/utang dalam bentuk apapun.
Di sisi lain, perseroan akan menghentikan rencana pengalihan/penjualan kembali saham hasil pembelian kembali melalui Bursa Efek Indonesia (BEI). Berdasar skenari, perseroan awalnya akan mengalihkan kembali 20.764.800 lembar. Waktu pelaksanaan penjualan saham mulai 21 Februari 2024 sampai selesai. Dan, perseroan telah menunjuk PT Phillip Sekuritas Indonesia untuk mengalihkan saham hasil buyback tersebut. (*)
Related News

Pengendali IDPR Belum Berhenti Borong Saham, Ada Apa?

Emiten TP Rachmat (ASSA) Cetak Laba Melonjak di 2024

Nusa Raya Cipta (NRCA) Bukukan Pendapatan Rp3,3T Sepanjang 2024

Penjualan Oke, Laba ENAK 2024 Tergerus 16 Persen

Melejit 708 Persen, Pendapatan BEEF 2024 Sentuh Rp4,93 Triliun

Rugi Menipis, Emiten Sri Tahir (SRAJ) 2024 Defisit Rp542 Miliar