EmitenNews.com - Usai pengumuman MSCI ihwal market review classification Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali terseok. Pada perdagangan Rabu (24/6), IHSG parkir di zona merah 5.883,88 atau anjlok 3,56 persen.

Tekanan jual terlihat merata hampir di seluruh sektor pasar. Sebanyak 611 saham melemah, hanya 98 saham yang menguat, dan 104 saham lainnya stagnan.

Head of Retail Research MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana mengatakan IHSG masih berpotensi melanjutkan koreksi pada perdagangan hari ini.

“Kami perkirakan, IHSG rawan melanjutkan koreksinya untuk menguji rentang area 5.723-5.847, selanjutnya masih terdapat peluang IHSG menguat ke rentang 6.548-6.782,” ujar Herditya.

Begitu pun yang disampaikan Senior Technical Analyst Mirae Asset Sekuritas, M Nafan Aji Gusta. Ia menyebut, IHSG diproyeksikan masih dalam tren koreksi wajar.

Dalam riset hariannya, Nafan memperkirakan pergerakan indeks bierada di kisaran supprt 5.848 dan 5.723, sedangkan resistance area ada di kisaran 5.972 dan 6.127.

“Secara teknikal, pergerakan IHSG diproyeksikan dalam tren koreksi wajar selama masih berada pada “wave (b)” setelah membentuk pola long black closing marubozu candle,” ujarnya.

Mirae Asset juga memberikan sejumlah saham yang dapat dicermati pelaku pasar di antaranya ASII, JPFA, dan KLBF.

Sementara MNC Sekuritas juga merekomendasikan sejumlah saham berikut;

BREN - Buy on Weakness