EmitenNews.com - Pemegang saham PT Yupi Indo Jelly Gum Tbk (YUPI) sepakat bulat dengan usulan manajemen untuk tidak membagikan dividen final tahun buku 2025.

Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), yang digelar pada 25 Juni 2026, hanya ada pengesahan dividen interim Rp300 miliar yang telah dibayarkan pada Desember 2025.

Sisa laba bersih 2025, sesuai persetujuan pemegang saham, dibukukan sebagai laba ditahan untuk memperkuat permodalan.

Berdasarkan hasil RUPST tersebut, pemegang saham mengesahkan pembayaran dividen interim sebesar Rp35,11 per saham atau dengan nilai total sekitar Rp300 miliar kepada pemegang 8,54 miliar saham Perseroan.

"Dividen tersebut telah dibayarkan pada 18 Desember 2025 kepada pemegang saham yang tercatat pada 5 Desember 2025," tulis manajemem YUPI dalam keterbukaan informasi, Senin (29/6/2026).

Selain itu, Perseroan menyisihkan Rp2,56 miliar sebagai dana cadangan. Sedangkan, seluruh sisa laba bersih tahun buku 2025 dibukukan sebagai laba ditahan.

Dividen Interim 2026

Manajemen YUPI juga telah mengumumkan rencana pembagian dividen interim tahun buku 2026. Dalam keterbukaan informasi sebelumnya, Direktur Keuangan YUPI Rusman Apandi menyampaikan total dividen yang akan dibagikan yakni mencapai Rp141 miliar dan setara Rp16,57 per saham.

Pembayaran dividen interim YUPI telah dilakukan pada 29 Mei 2026. Perseroan cetak laba Rp177,02 miliar di kuartal I 2026.

Saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya terbilang jumbo, yaitu Rp605,51 miliar.