Utang Capai USD800 Juta, Dirut Garuda (GIAA) Jelaskan Cara Bayarnya

Irfan menegaskan, proses pembayaran utang tersebut akan dilakukan secara bertahap mengikuti proses hukum yang berlaku.
"Nanti kita selesaikan, seperti diketahui kita ikuti proses ini setahap demi setahap nanti begitu homologasi akan dilakukan penerbitan surat utang akan dilanjutkan rights issue dan sebagainya," pungkasnya.
Related News

Pengendali IDPR Belum Berhenti Borong Saham, Ada Apa?

Emiten TP Rachmat (ASSA) Cetak Laba Melonjak di 2024

Nusa Raya Cipta (NRCA) Bukukan Pendapatan Rp3,3T Sepanjang 2024

Penjualan Oke, Laba ENAK 2024 Tergerus 16 Persen

Melejit 708 Persen, Pendapatan BEEF 2024 Sentuh Rp4,93 Triliun

Rugi Menipis, Emiten Sri Tahir (SRAJ) 2024 Defisit Rp542 Miliar