Anjlok 138 Persen, SSIA Tekor Rp89 Miliar
Kawasan industri besutan Surya Semesta Internusa. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Surya Semesta Internusa (SSIA) sepanjang 2025 boncos Rp89,37 miliar. Drop 138,16 persen dari episode sama tahun sebbelumnya surplus Rp234,22 miliar. Dengan hasil itu, rugi per saham dasar menjadi Rp19,17 dari sebelumnya Rp50,87.
Pendapatan usaha Rp4,43 triliun, anjlok 29,79 persen dari periode sama tahun sebelumnya Rp6,31 triliun. Beban langsung Rp3,51 triliun, mengalami penyusutan dari akhir 2024 senilai Rp4,54 triliun. Laba kotor terkumpul Rp915,78 miliar, mengalami koreksi dari sebelumnya Rp1,77 triliun.
Beban penjualan Rp73,15 miliar, menciut dari Rp137,56 miliar. Beban umum dan administrasi Rp770,58 miliar, bengkak dari Rp735,27 miliar. Penghasilan lainnya Rp220,3 miliar, melonjak dari Rp172,89 miliar. Beban lainnya Rp76,64 miliar, susut dari Rp225,8 miliar. Laba usaha Rp215,71 miliar, anjlok dari Rp8445,92 miliar.
Beban pajak final Rp102,4 miliar, berkurang dari Rp150,4 miliar. Beban keuangan Rp107,15 miliar, menyusut dari Rp188,01 miliar. Bagian rugi entitas asosiasi Rp375,38 juta, menukik dari laba Rp496,74 juta. Bagian laba entitas ventura bersama Rp5,19 miliar, melejit dari Rp3,73 miliar.
Laba tahun berjalan Rp28,93 miliar, anjlok 93,55 persen dari Rp448,55 miliar. Jumlah ekuitas Rp8,08 triliun, naik dari akhir tahun sebelumnya Rp7,99 triliun. Total liabilitas Rp4,63 triliun, mengalami pembengkakan dari Rp2,37 triliun. Jumlah aset Rp12,71 triliun, melonjak dari akhir 2024 senilai Rp10,37 triliun. (*)
Related News
Tok! DSSA Resmi Stock Split 1:25, Mulai Diperdagangkan 9 April
HRTA Gandeng Anak Usaha UNTR, Jajal Kerja Sama Bisnis Emas
Sudahi 2025, Laba MEDC Terpangkas 72 Persen
Laba Melesat 339 Persen, Saham RLCO Makin Menyala
Pasca Diakuisisi MTA, Folago (IRSX) Sukses Ubah Rugi Jadi Laba
Putus Tren Negatif, Laba PBRX Melejit 106 Persen





