EmitenNews.com - PT Victoria Care Indonesia Tbk. (VICI) menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Marqen Hotel, Jakarta Barat, pada 29 Oktober 2026.

Rapat turut membawa angin baru perubahan susunan Dewan Komisaris dengan mengangkat tiga anggota baru yang efektif sejak penutupan rapat.

Salah satu keputusan utama adalah pengangkatan putri dari Hashim Djojohadikusumo yakni, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo sebagai Wakil Komisaris Utama (Wakomut) mendampingi Komisaris Utama Billy Hartono Salim. Dua nama lain yang diangkat sebagai Komisaris Independen adalah Firman Parulian Sitanggang dan Antar M.T. Sianturi.

Founder dan Komisaris Utama Billy Hartono Salim dalam sesi Konferensi Pers seusai RUPSLB hasil paling krusial dari rapat tersebut ialah  bergabungnya sosok keponakan dari Presiden Prabowo Subianto itu.

"Hasil yang paling krusial hari ini dan sangat penting sekali. Kita sudah menunjuk dan mengangkat Ibu Sara sebagai Wakil Komisaris Utama dari VICI. Ini akan membuat VICI menjadi suatu perusahaan go to the next level" ujar Billy.

 Rahayu Saraswati atau perempuan yang akrab disapa Sara itu sendiri menyampaikan alasan bergabung dengan VICI.

"Saya jatuh hati dengan kegigihan dari Pak Billy merintis perusahaan ini. Direksinya pun sudah ada di VICI lebih dari 10 bahkan 20 tahun, bahkan dari kepala cabang sekarang bisa menjadi CEO. Ini menunjukkan kekeluargaan itu betul-betul terjaga sebagai DNA dari VICI," ujar Sara.

Rahayu yang saat ini menjabat anggota DPR RI 2024-2029 sekaligus Wakil Ketua Komisi VII DPR RI yang membidangi perindustrian, UMKM, ekonomi kreatif, pariwisata dan sarana publikasi, menilai fundamental distribusi fisik VICI cukup kuat.

"Fundamental dari distribusi fisiknya itu kuat. Di zaman dimana kita tidak mengesampingkan e-commerce maupun online sales, tapi channel distribusi yang sudah ada di jaringan VICI itu sudah sangat luar biasa dan punya loyalitas," katanya.

Ia mengatakan dua target besar bersama dewan komisaris baru sendiri ialah go international dan segmen premium.