Vidio IPO, Valuasi SCMA Bakal Meningkat
Gambar emiten PT Surya Citra Media Tbk (SCMA).
EmitenNews.com - Rencana Initial Public Offering (IPO) Vidio di masa depan diproyeksikan dapat meningkatkan valuasi PT Surya Citra Media Tbk (SCMA). Valuasi pasar Vidio saat ini tercatat sebesar USD 945 juta atau setara Rp14,96 triliun, lebih tinggi dibandingkan kapitalisasi pasar SCMA sebesar Rp10,2 triliun.
Analis PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Christopher Rusli, menyebutkan bahwa kepemilikan SCMA di Vidio sebesar 79,37% bernilai sekitar Rp11,9 triliun, menunjukkan kontribusi besar Vidio terhadap valuasi SCMA secara keseluruhan. Hal ini menggarisbawahi potensi pertumbuhan SCMA melalui Vidio, terutama di sektor over-the-top (OTT).
OTT adalah layanan streaming berbasis internet yang terus berkembang pesat di Indonesia. Netflix masih menjadi pemain dominan dengan pangsa pasar 24%, namun Vidio tetap kuat sebagai penyedia OTT lokal.
Performa digital Vidio yang kuat tercermin dalam pendapatan bersih SCMA pada kuartal ketiga 2024 yang naik 15,5% secara kuartalan (QoQ) atau 3,2% secara tahunan (YoY) menjadi Rp1,8 triliun. Pendapatan digital Vidio mencatat lonjakan signifikan sebesar 83,6% YoY.
Dari sisi laba, SCMA mencatat laba kotor Rp673 miliar atau naik 13,8% YoY, sementara laba bersih mencapai Rp509 miliar pada periode 9M2024, tumbuh 115,3% YoY. Data ini mencerminkan momentum pertumbuhan yang kuat dan solid.
Berdasarkan performa ini, Mirae Asset menaikkan rekomendasinya menjadi "BUY" dengan target harga (TP) Rp174 per saham, yang mencerminkan proyeksi price-to-earnings ratio (P/E) sebesar 21,5x untuk lima tahun ke depan.
Related News
Emiten Nikel Grup Harita (NCKL) Ungkap Aksi Baru!
TOSK Serok Aset Rp67,2M Milik Dirut, Setara 41,8 Persen Ekuitas
Efisiensi & Lepas Lawson, Laba MIDI Terbang 62,43 Persen Jadi Rp772,5M
Ini 5 Masjid Ikonik Garapan WSKT, Siap Tampung 200.000 Jemaah Salat Id
BREN Catat Laba Bersih Meningkat 6,5 Persen di Sepanjang 2025
Akhiri 2025, Laba Grup Djarum (TOWR) Tembus Rp3,67 Triliun





