EmitenNews.com - Indosat (ISAT) bakal mengguyur dividen jumbo senilai Rp3,58 triliun. Alokasi dividen itu, diambil sekitar 65 persen dari tabulasi laba bersih tahun buku 2025 senilai Rp5,5 triliun. Dengan keputusan tersebut, para investor bersiap mengarungi dividen tunai sejumlah Rp111 per eksemplar. 

Selanjutnya, sisa 35 persen setara Rp1,93 triliun dari laba bersih dialokasikan sebagai laba ditahan. Rencana pembagian dividen periode tahun buku 2025 sesuai hasil rapat umum pemegang saham tahunan pada 5 Mei 2026 dengan rincian jadwal sebagai berikut. Cum dividen pasar reguler dan pasar negosiasi pada 13 Mei 2026. 

Ex dividen pasar reguler dan pasar negosiasi pada 18 Mei 2026. Cum dividen pasar tunai pada 19 Mei 2026. Ex dividen pasar tunai pada 20 Mei 2026. Daftar pemegang saham berhak dividen alias recording date pada 19 Mei 2026 pukul 16.00 WIB. Pembayaran dividen pada 5 Juni 2026. 

Kebijakan pembagian dividen itu, berdasar data keuangan per 31 Desember 2025. Ya, sepanjang 2025, PAM Mineral mencatat laba bersih Rp5,5 triliun. Saldo laba ditahan dengan alokasi penggunaan tidak dibatasi sejumlah nihil. Dan, total ekuitas terkumpul Rp39,5 triliun. (*)