EmitenNews.com - PAM Mineral (NICL) bakal membagi dividen tunai Rp382,88 miliar. Alokasi dividen itu, diambil dari laba bersih tahun buku 2025 senilai Rp323,86 miliar, dan akumulasi saldo laba tahun buku 2024 sebesar Rp59,02 miliar. Dengan demikian, para investor akan mengenyam dividen Rp36 per lembar. 

Guyuran dividen itu, sudah termasuk dividen interim Rp159,53 miliar setara Rp15 per saham pada 30 Juni 2025, dan dividen interim Rp15 per helai atau Rp159,53 miliar pada 12 Agustus 2025. Dengan demikian, perseroan tinggal mencairkan dividen final Rp63,81 miliar alias selevel dengan Rp6 per lembar. 

Selanjutnya, sisa laba bersih sejumlah Rp21,27 miliar dibukukan sebagai saldo laba. Rencana pembagian dividen periode tahun buku 2025 sesuai hasil rapat umum pemegang saham tahunan pada 4 Mei 2026 dengan rincian jadwal sebagai berikut. Cum dividen pasar reguler dan pasar negosiasi pada 12 Mei 2026. 

Ex dividen pasar reguler dan pasar negosiasi pada 13 Mei 2026. Cum dividen pasar tunai pada 18 Mei 2026. Ex dividen pasar tunai pada 19 Mei 2026. Daftar pemegang saham berhak dividen alias recording date pada 18 Mei 2026 pukul 16.00 WIB. Pembayaran dividen pada 26 Mei 2026. 

Kebijakan pembagian dividen itu, berdasar data keuangan per 31 Desember 2025. Ya, sepanjang 2025, PAM Mineral mencatat laba bersih Rp344,45 miliar. Saldo laba ditahan dengan alokasi penggunaan tidak dibatasi sejumlah Rp85,09 miliar. Dan, total ekuitas terkumpul Rp776,43 miliar. (*)