EmitenNews.com -  Bursa Efek Indonesia (BEI) menyampaikan akan menelusuri pelaku yang menyebarkan informasi palsu terkait dengan edaran saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO) yang akan ditiadakan sementara dari perdagangan di Pasar Tunai karena terjadi perubahan harga setelah terjadi reverse stock atau penggabungan saham.

 

Direktur Penilaian I Gede Nyoman Yetna mengatakan, hingga saat ini BEI baru melakukan klarifikasi melalui sosial meda dan informasi pengumuman bursa.

 

“Pertama informasi itu kan diedarkan oleh pihak yang tak tau siapa, kedua, yang kita lakukan menyampaikan informasi ini lewat media sosial dan informasi bursa bahwa hal itu tak benar,” ujarnya usai pencatatan saham emiten ke 900 di gedung BEI Jakarta, Rabu (8/11).

 

Nyoman menambahkan, BEI memastian akan menelusuri dari mana informasi palsu tersebut berasal. “Kita sedang cari pihaknya lewat mana informasi itu disampaikan,” ucapnya.

 

Nyoman menegaskan, yang paling penting pihaknya telah melakukan keseimbangan informasi kepada publik bahwa informasi tersebut tidak benar.