Waduh, Pemegang Saham Wajib Tau Sri Rejeki Isman (SRIL) Berpotensi Delisting Nih!
EmitenNews.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam pengumumannya menyatakan potensi Delisting Perusahaan Tercatat PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL). Perseroan merupakan emiten tercatat di Papan Utama Bursa.
Pengumuman potensi delisting itu merujuk pada Pengumuman Bursa Efek Indonesia (Bursa) No. Peng-SPT-00006/BEI.PP3/05-2021 tanggal 18 Mei 2021 perihal Pengumuman Penghentian Sementara Perdagangan Efek PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL), serta Peraturan Bursa No.: I-I tentang Penghapusan Pencatatan (Delisting) dan Pencatatan Kembali (Relisting) Saham di Bursa.
Ketentuan III.3.1.1, Mengalami kondisi, atau peristiwa, yang secara signifikan berpengaruh negatif terhadap kelangsungan usaha Perusahaan Tercatat, baik secara finansial atau secara hukum, atau terhadap kelangsungan status Perusahaan Tercatat sebagai Perusahaan Terbuka, dan Perusahaan Tercatat tidak dapat menunjukkan indikasi pemulihan yang memadai.
Ketentuan III.3.1.2, Saham Perusahaan Tercatat yang akibat suspensi di Pasar Reguler dan Pasar Tunai, hanya diperdagangkan di Pasar Negosiasi sekurang-kurangnya selama 24 bulan terakhir.
Sehubungan dengan hal tersebut di atas, maka dapat kami sampaikan bahwa saham PT Sri Rejeki Isman Tbk (Perseroan) telah disuspensi di Seluruh Pasar selama 6 bulan dan masa suspensi akan mencapai 24 bulan pada tanggal 18 Mei 2023, tulis Irvan Susandy Kepala Divisi Pengaturan dan Operasional Perdagangan BEI, Kamis (18/11/2021).
Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan berdasarkan Hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan tanggal 28 Mei 2021 adalah sebagai berikut: Komisaris Utama Susyana Lukminto, Komisaris Megawati dan Komisaris Independen Prof. Ir. Sudjarwadi M. Eng. Ph.D. Sedangkan untuk jajaran Direksi SRIL diduduki oleh Direktur Utama Iwan Setiawan Lukminto, Wakil Direktur Utama Iwan Kurniawan Lukminto, Direktur Allan Moran Severino, Eddy Prasetyo Salim, Karunakaran Ramamoorthy, Mohamad Nasir Tamara Tamimi dan Mira Christina Setiady.
Susunan Pemegang Saham berdasarkan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek per 31 Oktober 2021 adalah sebagai berikut: PT Huddleston Indonesia 12.072.841.076 lembar atau 59,03%, Iwan Kurniawan 106.600.884 Lembar atau 0,52%, Vonny Imelda Lukminto 740.000 lembar, Lenny Imelda Lukminto 740.000 lembar, Margaret Imelda 740.000 lembar atau 0,00%, Hajah Susyana 5.180.000 lembar atau 0,03%, Iwan Setiawan 106.600.884 lembar atau 0,52%, dan Masyarakat 8.158.734.000 lembar atau 39,89%. Sehingga jumlah total saham 20.452.176.844 atau 100 persen.
Bagi pihak-pihak yang berkepentingan terhadap Perseroan, dapat menghubungi Welly Salam selaku Sekretaris Perusahaan Perusahaan melalui alamat e-mail welly.salam@sritex.co.id dan nomor telepon (021) 29951650. Bursa meminta kepada publik untuk memperhatikan dan mencermati segala bentuk informasi yang disampaikan oleh Perseroan.
Related News
Perkuat Aset, MPPA Akusisi Properti Ritel di Bogor Rp49,5 Miliar
Butuh Dana Operasional, Transkon Jaya Tarik Lagi Rp25M dari Afiliasi
MDRN Teken Kerja Sama dengan Dirgantara Indonesia, Garap Smart Factory
Keponakan Hermanto Tanoko Borong 6,5 Juta Saham AVIA Senilai Rp2,92M
Naik Cuma Secuil, Laba Bersih ISSP 2025 Tembus Rp534,24 Miliar
Anggaran Jumbo, Mercury Strategic Tender Wajib 73 Persen Saham NATO





