Waskita Beton Ungkap Hasil PMTHMETD Tahap VI, WTON Peserta Terbesar
:
0
PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP). Foto: WSBP
EmitenNews.com - PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) menyampaikan hasil Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) tahap VI.
Merujuk keterbukaan informasi, WSBP menerbitkan sebanyak 178.685.260 lembar saham dengan harga konversi sebesar Rp50,81 dan nilai nominal Rp50 per saham.
Aksi korporasi tersebut merupakan tindak lanjut dari hasil keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pada 30 Juni 2023. Pelaksanaan PMTHMETD tahap VI dilakukan pada 22 Juni 2026 dan efektif dicatatkan pada 23 Juni 2026.
Dari PMTHMETD tahap VI yang digelar tersebut, jumlah saham WSBP yang beredar di publik menjadi 59.959.163.746 lembar saham.
Manajemen menjelaskan, tujuan utama PMTHMETD tahap VI adalah menjalankan skema konversi utang menjadi ekuitas yang telah diatur dalam Perjanjian Perdamaian hasil proses Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) yang telah memperoleh pengesahan (homologasi) dari Pengadilan Niaga Jakarta Pusat dan berkekuatan tetap.
“Tujuan PMTHMETD adalah implementasi konversi utang Perseroan kepada kreditur menjadi ekuitas dilakukan sesuai Perjanjian Perdamaian yang telah disahkan melalui proses homologasi,” tulis manajemen, dikutip Kamis (25/6).
Berdasarkan daftar kreditur yang mengikuti PMTHMETD tahap VI, PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON) menjadi pihak yang menerima alokasi saham terbesar.
WTON mengonversi tagihan senilai Rp7,92 miliar menjadi 155,89 juta saham WSBP. Selain WTON sejumlah perusahaan juga turut berpartisipasi dalam program konversi utang tersebut.
Padmas mengonversi tagihan Rp382 juta menjadi 7,5 juta saham WSBP, lalu Pos Logistik Indonesia yang mengonversi tagihan Rp299 juta menjadi 5,9 juta saham.
Berikutnya, Samudera Pratama Mandiri yang mengonversi Rp230 juta tagihan menjadi 4,5 juta saham WSBP, Pasto Sinar Teknik mengonversi tagihan Rp198 juta menjadi 3,9 juta saham, Putra Bahari Mandiri mengonversi tagihan sebesar Rp46 juta menjadi 909 ribu saham WSBP, dan Perusahaan Perdagangan Indonesia turut mengonversi tagihan sebanyak Rp95 ribu menjadi 1.869 saham WSBP. ***
Related News
Garap Mega Proyek Kabel Laut, INET Gandeng Perusahaan Raksasa China
HOKI Ungkap Kerugian 2025, Kini Bidik Diversifikasi Produk Dailymeal
Aset Tumbuh 32,25 Persen, GTS (GTSI) Perkuat Layanan Distribusi Energi
Fokus Kualitas Aset, ini Rencana Strategis CASA
RUPST Emiten Helikopter (HELI) Setujui Rombak Kepengurusan
RUPS ERAL, Ketok Dividen Tunai dan Tetapkan Komisaris Baru





