Beban usaha perseroan juga mengalami kenaikan di Januari-Maret ini menjadi Rp28,85 miliar dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar Rp25,97 miliar.
Nilai ekuitas perseroan pada kuartal I ini mencapai Rp3,64 triliun atau naik tipis dibanding periode 31 Desember 2022 yang sebesar Rp3,63 triliun. Sedangkan total liabilitas turun dari akhir tahun lalu sebesar Rp5,81 triliun menjadi Rp4,80 triliun.
Total aset WTON sepanjang tiga bulan pertama 2023 mengalami penurunan menjadi Rp8,44 triliun dibanding posisi akhir 2022 yang sebesar Rp9,45 triliun.
Related News
Sudahi 2025, Laba BLUE Terpangkas 11,48 Persen
Lanjut! Samuel Sekuritas Timbun Saham FILM Rp1,24 Triliun
Duo Bank Ini Suntik NICE Rp200 Miliar, Simak Detailnya
Agresif! Pengendali Kembali Gulung Saham INET Rp57,55 Miliar
Emiten Galangan Kapal (LEAD) Perpanjang Jatuh Tempo Kredit USD16 Juta
Asia Intrainvesta Lepas 125 Juta Saham NAYZ, Raup Rp2,94 Miliar





