Wika Gedung (WEGE) Catat Kontrak Baru hingga Oktober 2022 Rp4,22 Triliun
EmitenNews.com—PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE) mencatatkan Capaian Kontrak Baru hingga Oktober 2022 telah mencapai Rp 4,22 triliun atau meningkat 140% year on year (YoY).
Komposisi perolehan kontrak baru tersebut terdiri dari Office 22,13%, Public Facility 67,08%, Commercial 0,87% dan Residencial 9,93%. WEGE saat ini telah mengerjakan proyek Hunian IKN dengan nilai kontrak porsi WEGE sebesar Rp419,22 Miliar, Proyek dengan 22 Tower, 3.160 Modul, lebih dari 17.000 Bed dengan 4 lantai ini sudah mencapai progres sebesar 26,94%.
Proyek Hunian IKN di desain dengan teknologi percepatan konstruksi yaitu dengan Modular WEGE, Kelebihan dari Modular WEGE sendiri adalah percepatan konstruksi, dengan tingkat waste yang minim, teknologi BIM pun juga diterapkan dalam pembangunan dengan tipe Modular Stacking tersebut.
Selain menyasar proyek-proyek Ibu Kota Negara (IKN) WEGE juga aktif menyasar proyek dari pemerintah maupun swasta, proyek hotel milik BUMN , proyek apartemen milik swasta, sarana olahraga dan gedung perkantoran.
Rincian kontrak baru tersebut antara lain, Dhoho International Airport, PT Bio Farma's Product Development Facilty - Bandung, Building 1& 2 ITB Innovation Park Bandung - Teknopolis, Kalideres Regional Public Hospital, Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) - Makasar, VIP & VVIP Building Halim Perdanakusuma Airport Revitalization, Renovation of Biofarma Building No.14, Al Hidayah Phasee-1 Mosque - Bogor, UIN Alaudin Hospital - Makasar, UPT Vertikal Hospital - Surabaya, MFH Coridor & Roof Garden KOOPERBI, New Capital City - Project Modular Housing for Contractors.
WIKA-WEGE KSO selaku kontraktor memiliki pekerjaan yang mencakup struktur, arsitektur, mechanical electrical & plumbing (MEP), dan infrastruktur. Sejalan dengan dimulainya proses pembangunan Rumah Sakit yang akan diarahkan sebagai center of excellence untuk pelayanan jantung, stroke, dan kanker.
Related News
Emiten Galangan Kapal (LEAD) Perpanjang Jatuh Tempo Kredit USD16 Juta
Asia Intrainvesta Lepas 125 Juta Saham NAYZ, Raup Rp2,94 Miliar
Jeong Hyuk Lee Mundur sebagai Presiden Komisaris BPFI
Kendilo Gelontorkan Rp23,11 Miliar Tambah Saham IMC Pelita (PSSI)
Tembak Harga Bawah, Samuel Sekuritas Beli Saham BKSL Rp68,07M via Repo
KB Bank Dukung Surge Akselerasi Proyek Internet Rakyat 5G FWA





