EmitenNews.com - Bank KB Bukopin (BBKP) memiliki dana nganggur senilai Rp6,33 triliun. Itu sisa dana hasil right issue tahun lalu sejumlah Rp7,03 triliun. Artinya, penggunaan dana hasil penawaran umum terbatas (PUT) VI baru terserap Rp698,70 miliar.


Manajemen Bank KB Bukopin menyebut serapan rendah tersebut karena proses right issue baru rampung awal Desember 2021. ”Perseroan baru menggunakan dana tersebut untuk ekspansi kredit baru berkualitas,” tutur Helmi Fakhrudin, Direktur Bank KB Bukopin, Jumat (21/1).


Berdasar prospektus Bank KB Bukopin, alokasi dana hasil right issue 16 persen untuk pengembangan teknologi informasi (IT). Selanjutnya, 84 persen untuk ekspansi kredit baru berkualitas dengan fokus pada segmen ritel, dan link bisnis UKM, komersial, dan Indonesia-Korea Business Link. 


Kalau dirinci, alokas? dana hasil right issue untuk IT mencapai Rp1,12 triliun. Sedang untuk ekspansi kredit baru berkualitas sebesar Rp5,91 triliun. Dengan begitu, Bank KB Bukopin baru menggulirkan dana tersebut untuk arena kredit. Sedang untuk investasi IT masih belum sama sekali. (*)