80 Persen Lebih BTS di Aceh Kembali Berfungsi
Sebanyak 80,63 persen menara (site) BTS telah kembali berfungsi, sehingga memungkinkan sebagian besar masyarakat terdampak dapat kembali terhubung dan berkomunikasi secara lebih lancar.(Foto: Istimewa)
EmitenNews.com - Pemulihan infrastruktur telekomunikasi di Provinsi Aceh terus menunjukkan kemajuan. Sebanyak 80,63 persen menara (site) BTS telah kembali berfungsi, sehingga memungkinkan sebagian besar masyarakat terdampak dapat kembali terhubung dan berkomunikasi secara lebih lancar.
Angka ini meningkat signifikan dibandingkan Selasa (16/12/2025), ketika tingkat pemulihan baru mencapai 45,58 persen. Dari total 23 kabupaten/kota terdampak, 20 kabupaten/kota telah mencatatkan pemulihan jaringan di atas 50 persen.
Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menegaskan pemulihan konektivitas diarahkan untuk menjamin kebutuhan dasar masyarakat, terutama di wilayah yang masih mengalami keterbatasan akses komunikasi.
“Saya meminta operator untuk memfokuskan upaya pemulihan di kabupaten/kota yang tingkat pemulihannya masih di bawah 50 persen, yakni Kabupaten Aceh Tamiang, Kabupaten Bener Meriah, dan Kabupaten Gayo Lues. Konektivitas di wilayah-wilayah ini penting agar warga tidak merasa terisolasi,” ujar Meutya di Jakarta, dalam siaran persnya.
Menurut Meutya, kehadiran jaringan komunikasi di tengah bencana berperan langsung dalam mendukung keselamatan warga, koordinasi bantuan, layanan darurat, serta pemulihan aktivitas sosial dan ekonomi secara bertahap.
Pemerintah juga mengapresiasi kerja keras para operator telekomunikasi, teknisi lapangan, dan seluruh pihak terkait yang tetap bekerja di tengah keterbatasan dan risiko untuk memastikan masyarakat dapat kembali terhubung.
Selain Aceh, pemulihan infrastruktur telekomunikasi di wilayah terdampak bencana lainnya juga menunjukkan capaian tinggi.
Di Sumatra Barat, pemulihan BTS telah mencapai 99,14 persen, sementara di Sumatra Utara mencapai 97,35 persen per Jumat (19/12/2025).
Pemerintah akan terus menyampaikan pembaruan secara berkala dan memastikan proses pemulihan konektivitas berjalan hingga menjangkau seluruh wilayah terdampak.(*)
Related News
Pasar Masuk Fase Distribusi, Mirae Sarankan Cermati Saham Defensif
IHSG Bangkit! Saham Industri dan Konsumer Jadi Motor Penguatan
MAMI Caplok Schroders Indonesia, Dana Kelolaan Gabungan Nyaris Rp180T
Menghijau, IHSG Sesi I (1/4) Melejit 1,45 Persen ke 7.150
Harga Referensi CPO Periode April 2026 Naik, HPE Kakao Turun
Meski Harga Tak Naik, Pertamina Ajak Masyarakat Hemat BBM





