Ada 71 Antrean Penawaran Umum di OJK, Fundraising Capai Rp56,35T
:
0
Tangkapan layar perhelatan Konferensi Pers Rapat Dewan Komisaris OJK pada Selasa (5/6/2026).
EmitenNews.com - Aktivitas penghimpunan dana di pasar modal per April 2026 dilaporkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terdapat setidaknya 71 rencana penawaran umum yang dijajaki dan tengah mengantre proses perizinan hingga akhir April 2026.
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Hasan Fawzi menyebut pasar modal tetap menjadi andalan korporasi untuk mencari pendanaan jangka panjang.
“Sebanyak 71 rencana penawaran umum yang berada dalam pipeline perizinan di OJK,” ujar Hasan dalam konferensi pers Rapat Dewan Komisioner OJK secara daring, dikutip Rabu (6/5/2026).
Per April 2026, total penggalangan dana secara year-to-date sudah menembus Rp56,35 triliun. Hal itu disampaikan Hasan dalam konferensi pers Rapat Dewan Komisioner OJK, Selasa (5/5/2026).
Calon emiten dalam antrean IPO di Bursa Efek Indonesia (BEI) rinciannya, 11 perusahaan tergolong aset skala besar dengan aset di atas Rp250 miliar. Sementara 4 perusahaan lainnya masuk kategori aset menengah di rentang Rp50 miliar sampai Rp250 miliar sesuai POJK Nomor 53/POJK.04/2017.
Tren positif juga terlihat di pendanaan alternatif. Hingga April 2026, securities crowdfunding (SCF) telah menghimpun dana Rp1,93 triliun.
Untuk pasar derivatif, total volume transaksi secara akumulatif mencapai 143.217 lot. Di bursa karbon, OJK mencatat sudah ada 155 pengguna jasa. Sampai April 2026, volume perdagangan karbon tercatat 1,98 juta ton CO2 equivalent dengan nilai transaksi Rp93,75 miliar.
Related News
Airlangga Dorong Peran Kejaksaan Jaga Integritas Pasar Modal
Kasus DSI, OJK Masih Telusuri Aset
Utang Pinjol Orang Indonesia Tembus Rp101T, Risiko Kredit Macet Tinggi
Diumumkan 22 Juni Mendatang, OJK Inginkan Ini dari Direksi Baru BEI
OJK Ungkap Pemilu Bursa Resmi Diikuti Empat Paket Calon Direksi
OJK Ungkap Sektor Keuangan Tetap Terjaga di Tengah Tekanan Global





