EmitenNews.com -Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan mengatur ulang produk reksa dana sebagai turunan Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK).
Kepala Departemen Perizinan Pasar Modal OJK, Luthfy Z. Fuady menjelaskan, salah satu penata-ulangan produk reksa dana tersebut antara lain, akan membuka ruang produk reksa dana dapat melakukan penyertaan pada unit reksa dana lainya.
“Ini praktek yang lazim di luar negeri. Sebelumnya, dalam UU Pasar Modal dilarang, tapi dalam UU P2SK dibuka tapi butuh POJK sebagai peraturan turunannya untuk mendetailkan dalam konteks apa reksa dana itu bisa membeli unit penyertaan yang lain,” papar dia dalam seminar sosialisasi UU P2SK, Selasa (16/5/2023).
Ia menambahkan, dalam UU P2SK juga mengatur perlindungan investor reksa dana dengan mewajibkan manajer investasi penerbit untuk membeli kembali secara tunai.
“Dalam kondisi tertentu, portofolio KIK (Kontrak Investasi Kolektif) tidak dapat dijual, sehingga manajer investasi berpotensi mengalami gagal bayar terhadap pemegang unit penyertaan,” kata dia.
Related News
BEI Usul Insentif Pajak Bagi Emiten Free Float 20-30 Persen
Terbit 2 Aturan Baru OJK, Atur Kategorisasi Broker & Manajer Investasi
Gubernur BI Minta Perbankan Lebih Efisien, Cermati Alasannya
Bos BEI Tanggapi Pidato Presiden soal Ekspor SDA: IHSG Koreksi Teknis
Ini Cara BEI Tarik Minat Investor di Dalam dan Luar Negeri, Simak!
Perusahaan Entertainment dan PH Bakal IPO? Ini Kata BEI





