Adaro Energy (ADRO) Sepakat Bagikan Dividen USD400 Juta
Manajemen Adaro Energi, ketika menggelar RUPST di Jakarta Rabu (15/5).
EmitenNews.com - PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) Rabu (15/5) menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (Rapat) 2024 di hotel Raffles Jakarta. RUPS mendapat persetujuan para pemegang saham Perseroan untuk membagikan dividen tunai final dengan total senilai USD400 juta
Presiden Direktur Perseroan Garibaldi Thohir menyampaikan bahwa apresiasi perseroan terhadap para pemegang saham diwujudkan dalam komitmen untuk memberikan pengembalian (return) dalam bentuk dividen tunai yang dibagikan secara reguler dan pembelian kembali saham Perseroan.
"Terima kasih pada seluruh pemegang saham atas dukungan dan partisipasi dalam perkembangan Adaro sampai saat ini sehingga dapat mencarat pencapaian yang melampaui target, Pencapaian ini akan mendukung percepatan transformasi bisnis kami menuju Grup Adaro yang lebih besar dan lebih hijau,” kata Garibaldi Thohir, yang akrab dipanggil Boy Thohir, usai RUPST Rabu (15/5/).
Sebagai informasi, Adaro sendiri mencetak laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk USD 1,64 miliar pada tahun 2023. Adapun senilai USD 841,43 juta dari laba bersih tahun lalu perseroan akan dimasukkan sebagai laba ditahan.
Lebih lanjut, Garibaldi menambahkan bahwa apresiasi perseroan terhadap para pemegang saham diwujudkan dalam komitmen untuk memberikan pengembalian (return) dalam bentuk dividen tunai yang dibagikan secara reguler dan pembelian kembali saham Perseroan.
“Setelah membagikan dividen interim pada bulan Januari 2024, pada RUPS hari ini kami mendapat persetujuan para pemegang saham Perseroan untuk membagikan dividen tunai final sejumlah USD400 juta,” kata dia.
Usai keputusan ini, pada penutupan perdagangan sesi pertama hari ini, saham ADRO terpantau melemah 30 poin menjadi Rp2.850 per saham.
Related News
DCII Ekspansi Data Center di 2026, Eskalasi Kapasitas Hingga 2.000 MW
Pendapatan Tumbuh 201%, Laba Bersih INET Melesat 1.742% di Tahun 2025
Pasca Diakuisisi INET, PADA Sukses Balikkan Rugi Jadi Laba di 2025
Laba MAPA Tembus Rp1,7 Triliun, Telisik Ini Penyebabnya
Grup Astra (UNTR) Eksekusi Transaksi USD10 Juta
Putus Tren Negatif, Laba PZZA Melambung 133,98 Persen





