EmitenNews.com -Emiten EV Bakrie Group, PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk. (VKTR) membukukan rugi bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp11,368 miliar pada tahun buku 2025. Posisi ini berbalik arah dibandingkan periode 2024 yang masih mencatat surplus laba bersih Rp7,56 miliar.

Berdasarkan laporan keuangan konsolidasian perseroan per 31 Desember 2025, penjualan neto tercatat Rp1,089 triliun atau tumbuh 8,57 persen dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp1 triliun. Beban pokok penjualan naik 8,12 persen menjadi Rp892,62 miliar dari Rp825,51 miliar.

Laba bruto meningkat 10,36 persen menjadi Rp196,61 miliar dari Rp178,14 miliar pada tahun sebelumnya. Namun, pada level laba neto secara konsolidasian, perseroan hanya membukukan Rp423 juta atau turun 96,56 persen secara year-on-year dibandingkan Rp12,29 miliar pada 2024.

Menengok sisi neraca, kondisi total aset per 31 Desember 2025 tercatat Rp1,79 triliun atau naik 11,8 persen dibandingkan Rp1,6 triliun pada akhir 2024. Liabilitas meningkat 22,17 persen menjadi Rp553,02 miliar dari Rp452,67 miliar, sedangkan ekuitas naik 7,83 persen menjadi Rp1,24 triliun dari Rp1,15 triliun.

Beriringan dengan terbitnya pembukuan keuangan tahun penuh 2025 ini, pada perdagangan Jumat (27/2) saham VKTR tercatat naik tipis 1,11 persen naik 10 poin di level Rp910. (*)