Akhiri Episode Negatif, PZZA Tabulasi Laba Rp8,4 Miliar
:
0
Suasana salah satu gerai Pizza Hut tampak ssejumlah pengunjung. FOTO - Dok PZZA
EmitenNews.com - Sarimelati Kencana (PZZA) paruh pertama 2026 mengemas laba bersih Rp8,4 miliar. Berbalik dari periode ssama tahun lalu koleksi laba nihil. Sayangnya, laba per saham dasar dan dilusian turun menjadi Rp2,80 dari episode sebelumnya Rp5,18.
Pendapatan Rp1,47 triliun, merosot 4,54 persen dari fase sama tahun sebelumnya Rp1,54 triliun. Beban pokok pendapatan Rp423,86 miliar, mengalami penciutan dari episode sama tahun lalu sebesar Rp473,68 miliar. Laba kotor terkumpul Rp1,05 triliun, mengalami penyusutan dari periode sama tahun lalu Rp1,06 triliun.
Beban penjualan Rp952,2 miliar, turun dari Rp959,51 miliar. Beban umum dan administrasi Rp98,21 miliar, bbengkak dari Rp90,67 miliar. Pendapatan operasi lainnya Rp27,05 miliar, mengalami penciutan dari Rp30,65 miliar. Beban operasi lainnya Rp4,75 miliar, susut dari sebelumnya Rp9,72 miliar.
Laba operasi Rp24,44 miliar, anjlok dari Rp40,61 miliar. Pendapatan bunga Rp238,09 juta, turun dari Rp447,12 juta. Beban bunga dan keuangan Rp13,5 miliar, turun dari Rp20,94 miliar. Maniata pajak penghasilan Rp2,9 miliar, turun dari Rp4,54 miliar. Laba bersih tahun berjalan Rp8,27 miliar, anjlok dari Rp15,56 miliar.
Total ekuitas Rp1,05 triliun, melonjak dari posisi akhir tahun sebelumnya Rp1,03 triliun. Jumlah liabilitas terakumulasi senilai Rp832,55 miliar, mengalami penciutan dari akhir 2025 sebesar Rp894,62 miliar. Total aset Rp1,88 triliun, mengalami koreksi dari akhir tahun lalu Rp1,93 triliun. (*)
Related News
Green Power Group (LABA) Garap Bisnis Sewa Baterai untuk Truk Listrik
FCA Tak Henti-Henti Berakibat Suspensi, INPS Umumkan Manuver Terbaru
IHSG Terkoreksi–Asing Buang Barang Lagi, Neto Hampir Rp1T di Sesi I
Tiga Saham Disuspensi BEI, Salah Satunya Nonstop ARA 9 Hari Berturut
BYAN Bebas Force Majeure, Kuota Bertambah, dan Saham Justru Menukik
Kontras, Dua Saham Naik Tak Wajar Kena Stempel UMA BEI





