Aksi Ambil Untung Bawa Saham SpaceX Anjlok Dua Hari Beruntun
:
0
Saham SpaceX milik miliarder Elon Musk anjlok untuk hari perdagangan kedua berturut-turut. (Foto: The Edge/Bloomberg)
EmitenNews.com - Saham SpaceX milik miliarder Elon Musk anjlok untuk hari perdagangan kedua berturut-turut, kehilangan sebagian besar keuntungan luar biasa yang tercatat segera setelah perusahaan tersebut melakukan penawaran umum perdana (IPO). Keuntungan rata-rata investor secara efektif telah kembali ke titik impas, dan fokus pasar kini mulai beralih ke apakah saham tersebut akan masuk dalam indeks ekuitas utama.
Menurut CNBC pada 18 Juni (waktu setempat), saham SpaceX ditutup pada harga USD184,98, turun 3,6% dari sesi sebelumnya. Harga tersebut hampir tidak berbeda dari harga rata-rata tertimbang volume (VWAP) sebesar USD181,71 yang tercatat selama lima hari perdagangan pertama setelah pencatatan saham — pada dasarnya sama dengan harga pembelian rata-rata bagi investor yang membeli saham SpaceX tepat setelah debutnya.
SpaceX mulai diperdagangkan pada 12 Juni dengan harga IPO USD135 dan langsung melonjak. Pada puncaknya di tengah hari, saham tersebut mencapai USD225, yang secara singkat mendorong perusahaan melewati Amazon (AMZN) dan Microsoft (MSFT) untuk menjadi perusahaan AS terbesar keempat berdasarkan kapitalisasi pasar. Namun, aksi ambil untung melanda pasar mulai 17 Juni, memicu pembalikan tajam yang menghapus sebagian besar reli jangka pendek tersebut.
Seiring semakin dalamnya penurunan harga saham, para pelaku pasar memfokuskan perhatian pada potensi masuknya saham SpaceX ke dalam indeks sebagai katalis penting berikutnya. Investopedia melaporkan bahwa SpaceX dapat ditambahkan ke indeks CRSP (Center for Research in Security Prices) dan indeks acuan S&P Dow Jones paling cepat minggu depan. Jika hal ini terwujud, ekspektasi akan masuknya dana pasif yang substansial dari manajer aset utama seperti Vanguard dan BlackRock (BLK), yang dana mereka mengikuti indeks-indeks tersebut, semakin meningkat.
SpaceX juga dijadwalkan untuk dimasukkan ke dalam indeks Russell dan tolok ukur MSCI (Morgan Stanley Capital International), yang menambah potensi dorongan positif bagi penawaran dan permintaan. Analis melihat penambahan indeks ini sebagai faktor yang dapat memengaruhi secara positif arah pergerakan saham ke depannya.
Di pasar opsi, para pedagang memperkirakan kisaran harga saham SpaceX antara USD166 hingga USD204 hingga Jumat depan. Para pelaku pasar memantau kisaran harga ini dengan cermat sambil tetap waspada terhadap pengumuman apa pun terkait masuknya saham SpaceX ke dalam indeks utama.
Setelah menarik perhatian luar biasa di awal masa berdirinya sebagai perusahaan publik, saham SpaceX kini tampaknya memasuki periode pendinginan. Apakah katalis penting berupa dimasukkannya SpaceX ke dalam indeks dapat membangkitkan kembali sentimen investor — atau apakah tekanan aksi ambil untung akan mendorong penurunan lebih lanjut — kemungkinan akan ditentukan pada minggu mendatang.(*)
Related News
Ikut Tren Global, Harga Emas Antam Turun Rp30.000 per Gram
Ketua Fed Baru Hawkish, Dolar Catat Rekor, Harga Emas Anjlok 2 Persen
Mau Investasi Kripto? Upbit Indonesia Bagikan 5 Langkah untuk Pemula
Sambut Direksi Baru BEI, HIPMI Dorong Peningkatan Kualitas Investor
Tidak ada Kenaikan Harga MinyaKita, HET Tetap Rp15.700 per Liter
BI Ungkap Sejumlah Intervensi yang Bawa Rupiah Menguat 0,76 Persen





