Aksi MESOP II Digelar, 5 Petinggi SOLA Baru Akumulasi 1,54 Juta Saham
Aktivitas di area pabrik aspal milik Xolare Energy. Foto: Istimewa
EmitenNews.com - PT Xolare RCR Energy Tbk. (SOLA) mulai merealisasikan Program Kepemilikan Saham Manajemen dan Karyawan (MESOP) Tahap II. Seiring dimulainya periode pelaksanaan program tersebut, sejumlah petinggi perseroan melakukan aksi akumulasi saham di pasar.
Berdasarkan data keterbukaan transaksi di Bursa Efek Indonesia, lima manajemen dan komisaris SOLA tercatat melakukan pembelian saham secara bertahap pada 6 Januari 2026. Total saham yang ditambahkan mencapai 1.537.000 lembar dengan harga pelaksanaan Rp121 per saham.
Dengan harga tersebut, nilai transaksi pembelian saham oleh jajaran internal SOLA baru merogoh sekitar Rp185,98 juta.
“Tujuan transaksi adalah investasi dan status kepemilikan saham secara langsung,” tulis keterangan SOLA.
Adapun, lima pihak internal yang melakukan pembelian saham SOLA meliputi Achmad Alwi, Winardi Sani, Imam Buchairi, Elvis Subiantoro, serta Mochamad Bhadaiwi yang masing-masing menerima 250.000 lembar saham. Terkecuali, Mochamad Bhadaiwi yang merupakan entitas Pengendali sekaligus Direktur Utama perseroan mendapatkan saham MESOP sebanyak 537.000 helai saham. Seluruh transaksi tersebut dilakukan di pasar reguler dengan sumber transaksi domestik.
Aksi ini berlangsung beriringan dengan implementasi MESOP Tahap II, yang secara resmi telah diumumkan perseroan. Program tersebut dilaksanakan mengacu pada ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia terkait kepemilikan saham oleh manajemen dan karyawan.
Dalam program MESOP Tahap II ini, SOLA menetapkan:
Periode pelaksanaan: 29 Desember 2025 hingga 20 Januari 2026
Jumlah saham maksimal: 3.750.000 lembar
Harga pelaksanaan: Rp121 per saham
Related News
Pendapatan Lampaui Tahun Sebelumnya, Laba KIJA Naik Dua Digit di 2025
Jadi Buruan Investor, Obligasi RMKE Oversubscribed 2,7 Kali
JPFA Raup Laba Rp4 Triliun Pada 2025, Melonjak 32,89 Persen!
Timur Tengah Bergejolak, Garuda Indonesia Tangguhkan Rute Doha
WIKA Lepas 49 Persen Saham Hotel Indonesia Group ke Entitas Afiliasi
Aksi Serok Saham Pengendali INET di Februari, Gelontorkan Rp290,6M!





