Aksi Senyap Samuel Sekuritas di Saham RLCO
:
0
Pekerja tampak menilik dari dekat sarang burung walet di pabrik Abadi Lestari. FOTO - RLCO
EmitenNews.com - Samuel Sekuritas menambah timbunan saham Abadi Lestari Indonesia (RLCO). Itu dilakukan dengan menyerap 34.355.200 saham perseroan. Transaksi dengan tujuan top up dan penempatan repo tersebut telah dipatenkan pada 21 Agustus 2026.
Transaksi pembelian dilakukan dua kali dengan harga pelaksanaan di kisaran Rp4.210-4.430 per eksemplar. Menyusul skema harga itu, Samuel Sekuritas dipaksa merogoh kocek senilai Rp148,44 miliar. Rincian transaksi pembelian Samuel Sekuritas tersebut menjadi sebagai berikut.
Yaitu, pertama Samuel Sekuritas menyerok 17.324.000 helai dengan harga Rp4.430 per saham senilai Rp76,74 miliar. Lalu, kedua menyerap 17.031.200 lembar pada harga Rp4.210 per helai sebesar Rp71,70 miliar. Dengan demikian, koleksi saham RLCO dalam keranjang investasi Samuel Sekuritas makin menebal.
Tepatnya, menjadi 189,06 juta lembar setara dengan 6,05 persen. Melonjak 1,1 persen dari periode sebelum transaksi dengan tabulasi 154,7 juta eksemplar. Donasi saham sebelum transaksi itu, selevel dengan tumpukan sebesar 4,95 persen.
Menyudahi perdagangan Jumat, 21 Agustus 2026, saham RLCO melejit 0,23 persen alias 10 poin menjadi Rp4.440. Sejak awal tahun, saham RLCO melonjak 128,87 persen setara 2.500 poin dari episode 2 Januari 2026 di level Rp1.940 per eksemplar.
Kalau dikalkulasi dalam tempo satu tahun terakhir, saham RLCO telah meroket 1.864,60 persen atau 4.214 poin dari episode 8 Desember 2025 di level Rp226. RLCO dibekali kapitalisasi pasar Rp13,88 triliun dengan price earning ratio 242,27 kali.
Kinerja Kuangan Solid
Perlu diketahui, sepanjang medio 2026, RLCO berhasil membukukan laba bersih Rp20,36 miliar, melejit 13,39 persen dibanding periode sama tahun sebelumnya Rp17,96 miliar. Lompatan laba itu, ditopang penjualan tercatat Rp272 miliar, dengan produk sarang burung walet olahan tetap menjadi kontributor utama pendapatan.
Penjualan produk sarang burung walet olahan terkumpul Rp234,39 miliar atau berkontribusi sekitar 86,2 persen dari total penjualan, dans produk konsumen memberikan kontribusi 13,8 persen atau mencapai sebesar Rp37,61 miliar. Beban pokok penjualan hanya terakumulasi Rp210,91 miliar, dengan raihan laba kotor sebesar Rp61,09 miliar.
Selain itu, RLCO juga mencatat pendapatan bunga Rp437,80 juta. Total aset ikut meningkat 3,22 persen menjadi Rp835,82 miliar dibandingkan periode 31 Desember 2025 sebesar Rp809,76 miliar. Selain itu, total ekuitas juga meningkat 6,67 persen menjadi Rp325,71 miliar dengan saldo kas dan setara kas Rp65,76 miliar.
Related News
TUGU Serap Dana IPO Hingga 88 Persen, Dipakai Ini
BEI Sorot Harga Right Issue, AHAP Sodorkan Skema ini
Masuk Masa Bookbuilding, SWAP Patok Harga Rp130-Rp140 per Saham
September, MKNT Izin Private Placement Rp1 Triliun
Ultimate Shareholder Guyur Bank Kasikorn (BMAS) Pinjaman USD341 Juta
Emiten Alat Berat (KOBX) Ekspansi ke Bisnis Solusi Intralogistik





