Akulaku Ingin Naikkan Kepemilikan di Bank Neo (BBYB) Hingga 40% Atau Lebih
:
0
EmitenNews.com — Platform pinjaman online (pinjol) Akulaku akan meningkatkan kepemilikannya di emiten bank digital PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB) menjadi sekitar 40% atau lebih, lapor DealStreetAsia, mengutip pernyataan dari mantan CEO William Li.
Menurut Li, Akulaku sedang menggalang dana menjelang rencana IPO. Pada bulan Januari, Bloomberg melaporkan bahwa perusahaan sedang dalam pembicaraan awal dengan SPAC Patrick Grove untuk listing AS tahun ini.
Akulaku yang berafiliasi dengan raksasa e-commerce China, Alibaba, disebut-sebut juga akan mengkonsolidasikan bisnis manajemen aset dan asuransinya.
Perkembangan tersebut terjadi setelah Akulaku menerima investasi USD400 juta, dengan Bank Neo Commerce mengumpulkan USD180 juta melalui transaksi rights issue.
Pada tahun 2021, fintech pemberi pinjaman itu menggandakan pendapatan tahunannya menjadi USD598 juta dan melaporkan peningkatan 136% (year-on-year) dalam total nilai barang dagangan kotor menjadi USD5,8 miliar. Total pengguna di platform Akulaku juga meningkat tiga kali lipat menjadi 26 juta, dan memiliki 4,8 juta pengguna aktif bulanan.
Related News
MTEL Tabur Dividen 98 Persen Laba, Tembus Rp2,08 Trilliun
Harita Nickel Tebar Dividen Rp2,7 Triliun, Setara 30 Persen Laba 2025
Usai RUPS, Dua Emiten Ini Bakal Bagi Dividen
BNII Jadi Holding, Integrasikan Bank, Sekuritas hingga Multifinance
Hashim Komut dan Fadel Komisaris, WIFI Konsisten Bagi Dividen
ITSEC Asia (CYBR) Ekspansi Usaha Pengembangan AI dan Perangkat Lunak





