EmitenNews.com — PT Sepatu Bata Tbk (BATA) mencatatkan rugi bersih sebesar Rp51,207 miliar sepanjang tahun 2021, atau menyusut 71,18 persen dibandingkan tahun 2020 yang menyentuh Rp177,76 miliar.


Data tersebut tersaji dalam laporan keuangan tahun 2021 telah audit emiten alas kaki itu yang diunggah pada laman Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (6/6/2022).


Jelasnya, penjualan merosot 4,57 persen menjadi Rp438,48 miliar dipicu penyusutan penjualan ke dalam negeri kepada pihak ketiga sedalam 5,04 persen menjadi Rp433,58 miliar.


Menariknya, beban pokok penjualan dapat ditekan 32,9 persen menjadi Rp242,76 miliar, sehingga laba kotor naik 101,03 persen menjadi Rp195,76 miliar.


Sayangnya, beban penjualan dan pemasaran masih mencapai Rp194,019 miliar. Ditambah beban umum dan administrasi Rp78,14 miliar.


Dampaknya, perseroan mencatatkan rugi usaha senilai Rp58,211 miliar.


Sementara itu, aset perseroan berkurang 15,8 persen menjadi Rp652,74 miliar. Hal itu dipicu saldo laba belum ditentukan penggunaannya yang merosot 11,1 persen menjadi Rp407,19 miliar.