EmitenNews.com - PT Trisula International (TRIS) bakal mendapat dana taktis Rp51 miliar. Itu dari pengalihan piutang dari PT Gita kepada Inti Nusa Damai (IND). Perjanjian itu, telah diteken pada 29 Juli 2022.
Transaksi termasuk afiliasi mengingat IND pemegang saham langsung perseroan. IND dan perseroan berada di bawah pengendalian sama yaitu Kiky Suherlan, dan Dedie Suherlan. Lalu, ada persamaan kepengurusan yaitu Widjaya Djohan sebagai Direktur Utama Trisula, juga menjabat sebagai Direktur IND.
Berdasar laporan keuangan konsolidasian Trisula tahun buku berakhir pada 31 Desember 2021, nilai buku ekuitas Trisula tercatat Rp658 miliar. Jadi, nilai transaksi sejumlah Rp51 miliar itu setara 7,74 persen dari ekuitas Trisula. Dengan begitu, transaksi tersebut tidak masuk area material.
Pengambilalihan piutang dari PT Gita kepada IND dilakukan dengan tujuan meningkatkan kepastian ketertagihan piutang. Itu penting untuk melindungi kepentingan pemegang saham perseroan. Perseroan berkeyakinan tidak ada risiko mempengaruhi operasional dengan pengambilalihan piutang tersebut.
Fakta tersebut tidak berdampak material. Baik dari sisi kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, dan kelangsungan usaha sebagai perusahaan publik. (*)
Related News

Defisit Susut, Laba DGIK 2024 Melesat 92 Persen

Jera Tekor, Laba MTMH 2024 Melejit 140 Persen

Kinerja 2024 Kinclong, HUMI Tambah 10 Kapal Anyar

Rugi Bengkak, CSMI 2024 Defisit Rp67,6 MiliarĀ

Laba dan Pendapatan Meroket, Ini Detail Kinerja KIJA 2024

Laba Melambung 138 Persen, GSMF 2024 Defisit Rp972 Miliar