ALTO Sudah PHK 145 Karyawan, 300 Lainnya Pemotongan Gaji hingga Dirumahkan

Perseroan mengklaim saat pada tahun 2022 kinerjanya membaik dengan kenaikan total pendapatan dan laba bersih sekitar 25 persen dibanding tahun 2021.
Dalam kondisi saat ini, perseroan tetap melakukan efisiensi terhadap biaya pada segala aspek, tutup Januar.
Related News

Pengendali IDPR Belum Berhenti Borong Saham, Ada Apa?

Emiten TP Rachmat (ASSA) Cetak Laba Melonjak di 2024

Nusa Raya Cipta (NRCA) Bukukan Pendapatan Rp3,3T Sepanjang 2024

Penjualan Oke, Laba ENAK 2024 Tergerus 16 Persen

Melejit 708 Persen, Pendapatan BEEF 2024 Sentuh Rp4,93 Triliun

Rugi Menipis, Emiten Sri Tahir (SRAJ) 2024 Defisit Rp542 Miliar