Anak Usaha META, ADHI dan ACST Cari Pinjaman Rp 5 Triliun Untuk Bangun JORR-E
:
0
EmitenNews.com -Konsorsium PT Marga Metro Nusantara (MMN) yang merupakan anak usaha PT Nusantara Infrastructure Tbk (META), bersama PT Adhi Karya Tbk (ADHI) dan PT Acset Indonusa Tbk (ACST) akan mencari pinjaman senilai lebih dari Rp 5 triliun untuk mendanai proyek jalan tol Jakarta Outer Ring Road Elevated (JORR -E) Cikunir-Ulujami. Proyek senilai Rp 21 triliun tersebut akan dijalankan melalui perusahaan patungan ( joint venture ) yang dibentuk ketiganya, yakni PT Jakarta Metro Expressway ( JKTM etro).
Direktur Nusantara Infrastructure (META) Omar Dani Hasan mengatakan, pihaknya akan mencari pinjaman perbankan, baik dalam negeri atau internasional untuk mendanai proyek tersebut. "Nanti komposisinya 70% dari pinjaman dan 30% dari kas internal perseroan. Jumlah pinjaman ini akan lebih dari Rp 5 triliun," ujar Dani yang juga menjabat sebagai direktur utama JKTM etro saat konferensi pers di Jakarta, Selasa (17/10/2023).
Dani mengungkapkan, jalan tol JORR Elevated Cikunir-Ulujami sepanjang 21,6 km akan dibangun dengan biaya investasi Rp 21,26 triliun. Jalan tol ini akan dibangun dengan struktur full elevated di atas JORR eksisting dengan jumlah lajur 2x2 selebar 3,5 meter.
JKTM etro telah mendapatkan konsesi JORR -E hingga 45 tahun terhitung sejak penerbitan Surat Perintah Mulai Kerja ( SPMK ). Perjanjian Penjaminan Jalan Tol JORR Elevated Cikunir-Ulujami ditandatangani oleh Direktur Utama PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PII) M Wahid Sutopo selaku penyedia penjaminan pemerintah dan Direktur Utama PT Jakarta Metro Ekspressway Omar Dani Hasan selaku Badan Usaha Jalan Tol ( BUJT ) yang dibentuk oleh pemenang lelang yaitu konsorsium PT Marga Metro Nusantara, PT Adhi Karya dan PT Acset Indonusa. Sedangkan Perjanjian Regres ditandatangani oleh Menteri PUPR Basuki Hadimuljono selaku Penanggung Jawab Proyek Kerjasama ( PJPK ) dan Direktur Utama PT PII M Wahid Sutopo.
Sementara itu, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat ( PUPR ) Basuki Hadi Muljono mengatakan, jumlah jalan tol di saat ini masih belum cukup untuk mengejar mimpi menjadi Indonesia maju pada tahun 2045. Maka dari itu, jumlah jalan tol di Indonesia mesti diperbanyak untuk meningkatkan konektivitas.
Related News
Bank BJB (BJBR) Jadi Sponsor Persib Lagi, Intip Kinerjanya
Tambah Porsi Direktur Ini Beli 1,4 Miliar Saham Impack Pratama (IMPC)
BBCA Sediakan Tabungan Emas di myBCA, Mulai dari 10 Ribu
Tabungan Emas Tumbuh 207 Persen, Begini Catatan BSI (BRIS) Bengkulu
Laba Semester I-2026 Rp4,3T CIMB Niaga (BNGA) Salurkan Kredit Rp247T
Komisaris dan 4 Direktur Kompak Beli Saham Bank Mestika Dharma (BBMD)





