Anak Usaha Triputra Agro (TAPG) Raih Suntikan Modal Kerja Rp500 Miliar dari Bank DBS

EmitenNews.com -PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG) melalui anak perusahaannya, memperoleh fasilitas kredit modal kerja dari PT Bank DBS Indonesia Tbk sebesar 500 Miliar Rupiah.
Joni Tjeng Corporate Secretary TAPG dalam siaran pers (18/7) menuturkan bahwa Fasilitas pinjaman ini untuk membiayai modal kerja perusahaan anak dan merupakan bentuk kepercayaan dari bank untuk mendukung Perseroan dalam mengembangkan bisnisnya. Penandatanganan ini dilakukan pada hari Senin, 17 Juli 2023.
TAP percaya dengan adanya fasilitas kredit modal kerja ini dapat semakin meningkatkan kinerja perseroan sehingga dapat lebih memberikan kontribusi positif bagi perekonomian tanah air Indonesia, dunia, lingkungan dan sosial.
Hal ini sesuai dengan visi Perseroan yaitu .Membangun Perkebunan Terbaik bagi Dunia" dan misinya yaitu "Mengembangkan Perkebunan Ramah Lingkungan yang Mampu Memperbaiki Taraf Hidup Orang Banyak".
Untuk tahun ini, Triputra Agro Persada Tbk (TAPG) menargetkan produksi minyak sawit mentah (CPO) 1,03 juta ton dengan OER (Oil Extraction Rate) sebesar 23,4%.
sepanjang 2022 TPAG memproduksi 999 ribu ton CPO. Jumlah tersebut terdiri dari 323 ribu ton oleh produksi perusahaan anak dan 676 ribu ton perusahaan asosiasi.
Sementara rendemen minyak sawit (OER) tahun lalu mencapai 22,6%," kata Corporate Secretary TPAG , Joni Tjeng, belum lama ini.
Tahun ini, TAPG menargetkan produksi palm kernel mencapai 218 ribu ton. Jumlah tersebut terdiri dari target produksi palm kernel oleh perusahaan anak sebesar 149 ribu ton dan perusahaan asosiasi 69 ribu ton.
"Target rendemen inti sawit (KER) tahun ini mencapai 4,9%," ujar Joni.
Related News

Rugi Menipis, Emiten Sri Tahir (SRAJ) 2024 Defisit Rp542 Miliar

Kapok Tekor! Laba APEX 2024 Melejit 134 Persen

Tumbuh 16 Persen, ACES 2024 Tabulasi Laba Rp892 Miliar

Melangit 37.380 Persen, Laba LPKR 2024 Tembus Rp18,74 Triliun

CMNP Mau Borong 10 Persen Saham di Pasar, Ini Alasannya

BRI Raih 2 Penghargaan The Asset Triple A atas Konsistensi ESG