Anjlok 72,46 Persen dari ATH, Bursa Umumkan Suspensi Emiten Nikel Ini
:
0
Ilustrasi chart downtrend suatu harga saham.
EmitenNews.com - Bursa Efek Indonesia resmi mengunci sementara perdagangan saham PT Ifishdeco Tbk. (IFSH) mulai Selasa (10/6/2026) imbas penurunan harga saham signifikan sedalam 72,46% dari rekor tertingginya.
Berdasarkan data, saham emiten nikel ini terakhir terparkir di level Rp895. IFSH sudah kehilangan 2.355 poin atau turun 72,46% dari All Time High (ATH) sahamnya di level Rp3.250 yang tercatat pada 8 April 2026.
PH Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI Danny Yuskar Wibowo dalam keterangan tertulisnya Selasa (9/6/2026) menuturkan, suspensi dilakukan dalam rangka cooling down sehubungan adanya penurunan harga kumulatif yang signifikan pada saham IFSH dan sebagai bentuk perlindungan bagi investor.
“Dengan ini Bursa menghentikan sementara perdagangan saham IFSH di Pasar Reguler dan Pasar Tunai pada tanggal 10 Juni 2026,” kata Danny.
IFSH merupakan emiten sektor barang baku yang bergerak di bidang pertambangan nikel. Saham ini juga tercatat sebagai saham syariah dan masuk indeks DBX atau Papan Pengembangan BEI.
BEI mengimbau para pihak berkepentingan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh perseroan.
Selama sepekan terakhir saham ini terkoreksi 29,53%, sebulan ambles 56,76%, dan anjlok 72,46% dalam triwulan terakhir.
Meski amblas dari ATH, performa IFSH sepanjang tahun ini masih positif. Secara year to date, IFSH masih naik 13,29% dibanding harga awal Januari 2026 di Rp790.
Related News
Saham Sinarmas Naik 70 Persen Jadi Rp2,4 Juta/Lot, Dicap Aneh Oleh BEI
ISSP Siap Tebar Dividen, Cum Date Minggu Depan
Segera Cair, Cek Jadwal Dividen Surya Biru (SBMA)
ISSP Jadwal Dividen Rp20 per Lembar, Cum Date 17 Juni 2026
Sat Nusapersada (PTSN) Tabur Dividen, Intip Besarannya
Simak Jadwal Stock Split RAJA 1:5





