APHI: Nilai Ekonomi Karbon Jadi Sumber Pendanaan Dalam Mengurangi Emisi GRK
:
0
EmitenNews.com -Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI) menyatakan perdagangan karbon yang menjadi salah satu pilar untuk mendukung upaya pengurangan emisi gas rumah kaca (GRK) dalam mitigasi perubahan iklim, dalam realisasinya masih penuh tantangan.
Ketua Umum APHI Indroyono Soesilo di Jakarta, Rabu menjelaskan Nilai Ekonomi Karbon (NEK) merupakan salah satu sumber pendanaan untuk mencapai target pengurangan emisi Gas Rumah Kaca (GRK) Indonesia.
"Untuk melaksanakan NEK, pemerintah Indonesia telah menerbitkan sejumlah regulasi. Meski demikian dalam implementasinya masih penuh tantangan,. katanya melalui keterangan tertulis.
Dalam upaya pengurangan emisi GRK, tambahnya pada International Webinar "Lesson Learned of the Utilization of Carbon Economic Value on Mitigation Action of Forest Management", Indonesia telah mendeklarasikan komitmen untuk mencapai FOLU Net Sink 2030.
Berdasarkan komitmen tersebut, Indonesia menargetkan tingkat penyerapan GRK pada sektor kehutanan dan penggunaan lahan lain (Forestry and Other Land Use/FOLU) jauh lebih tinggi atau setidaknya sama dengan emisinya pada tahun 2030.
Related News
Hadapi Lonjakan Permintaan di Aceh, SMGR Pacu Produksi dan Distribusi
Korban Gempa NTT 47 Orang, Prabowo Terjunkan Tim Gabungan
Korban Gempa NTT Terus Berjatuhan, Ketua DPR Serukan ini
Di Parlemen, Presiden Mau Izinkan Dwi Kewarganegaraan Tapi Ada Syarat
Pidato Presiden, APBN 2027 Naik Jadi Rp4.097 Triliun, Ini Kata Purbaya
Gempa NTT M 7,7 Guncang Nusa Tenggara Timur, Juga Terasa di Makassar





