EmitenNews.com - PT Anabatic Technologies Tbk (ATIC) mengumumkan rencana Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu III (PMHMETD III) atau rights issue.

Dalam aksi korporasi ini, perseroan menawarkan sebanyak 578.840.338 saham baru dengan nilai nominal Rp100 per saham. Jumlah tersebut mewakili 25% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah PMHMETD III.

Dengan harga pelaksanaan yang ditetapkan sebesar Rp500 per saham, ATIC membidik total dana segar mencapai Rp289.420.169.000.

Berdasarkan prospektus ringkas yang diterbitkan ATIC (2/7), setiap pemegang saham yang memiliki 4 saham biasa yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) pada recording date berhak atas 1 HMETD.

Manajemen ATIC juga mengingatkan perihal potensi dilusi. Karena, apabila pemegang saham tidak melaksanakan HMETD yang menjadi haknya, maka akan mengalami dilusi kepemilikan sebanyak 20% dari persentase kepemilikan sahamnya semula dalam perseroan.

Selain itu, dengan aksi korporasi ini turut mengubah peta kepemilikan saham perseroan karena restrukturisasi para pemegang saham utama.

TIS Inc., selaku pemegang saham utama dengan kepemilikan 37,30%, telah menyatakan tidak akan melaksanakan seluruh porsi HMETD yang menjadi haknya.

PT Artha Investama Jaya, selaku pemegang saham dengan kepemilikan 28,69%, juga menyatakan tidak mengambil haknya dan memilih untuk mengalihkan seluruh HMETD miliknya kepada empat investor strategis, yaitu PT Inti Global Resource Indonesia sebanyak 72.664.952 saham, Sukemi Kasim sebanyak 34.920.032 saham, Yuliana Tan sebanyak 34.920.032 saham, dan Frieda Lukman sebanyak 23.591.771 saham.

“Apabila Saham baru dalam PMHMETD ini tidak seluruhnya dilaksanakan oleh pemegang HMETD, maka sisanya akan dialokasikan kepada pemegang HMETD yang telah melaksanakan HMETD,” tulis manajemen, dikutip Kamis (2/7).

Adapun jadwal berkaitan dengan PMHMETD III ATIC yakni sebagai berikut;