Awas Serbuan Profit Taking, IHSG Lanjut Koreksi
Seseorang mengamati pergerakan saham melalui ponsel pintar. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi bergerak melemah terbatas. Sepanjang perdagangan hari ini, Jumat, 30 Agustus 2024, IHSG akan menguji level classic support 7.554, dan resistance level 7.715. Koreksi itu, tersebab aksi taking profit terhadap saham-saham big caps.
Pelemahan itu, juga dipicu saham-saham Prajogo Pangestu mengalami kenaikan cukup signifikan dalam dua hari terakhir. Sehingga, dikhawatirkan investor akan melakukan aksi ambil untung. Di sisi lain, secara teknikal IHSG membentuk candlestick yang menyisakan upper shadow cukup dalam.
Kondisi itu, menjadi indikasi suppy sangat besar terjadi pada perdagangan kemarin. Namun, fokus investor saat ini, aksi akumulasi dilakukan investor asing pada perdagangan Kamis, 29 Agustus 2024 senilai Rp1,1 triliun.
Menilik data itu, StocKnow.id merekomendasikan investor mendekati saham-saham berikut. Antara lain Telkom (TLKM) Rp3.030 dengan take profit Rp3.120-3.200, dan stop loss Rp2.920. Mitra Adiperkasa (MAPI) Rp1.535 dengan take profit Rp1.575-1.655, dan stop loss Rp1.480.
Saratoga (SRTG) Rp2.120 per helai dengan take profit di kisaran Rp2.090-2.200 per saham, dan stop loss Rp1.940 per helai. Pam Mineral (NICL) Rp290 dengan take profit di kisaran Rp298-306 per lembar, dan stop loss Rp280 per eksemplar.
Menyudahi perdagangan Kamis, 29 Agustus 2024, IHSG susut 31,2 poin alias 0,41 persen menjadi 7.627. Volume perdagangan 14,9 miliar saham dengan nilai transaksi Rp12,1 triliun. Sementara itu, asing mencatatkan net buy Rp1,1 triliun. (*)
Related News
Sempat Rontok 3 Persen, IHSG Sesi Siang Berkunjung Pulih di 7.039
Animo Tukar Uang Pecahan Baru Meningkat Hampir Dua Kali Lipat
Hadapi Kemarau Lebih Awal, Petani Didorong Pakai Varietas Padi Adaptif
IHSG (16/3) Dibuka Tertekan di Awal Pekan, Ambruk 3,08 Persen ke 6.917
Sepakati Investasi Rp339 Triliun, Proyek Gas Masela Segera Dimulai
Mengekor Wall Street, IHSG Loyo





