Bali Towerindo (BALI) Minta Restu Private Placement Buat Bayar Utang
Ilustrasi: Menara Telekomunikasi.
EmitenNews.com - Emiten menara Telekomunikasi PT Bali Towerindo Sentra Tbk. (BALI) berencana melakukan Penambahan Modal Tanpa Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) atau Private Placement sebanyak 393.459.250 lembar saham atau 10% dari jumlah lembar saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh.
Lily Hidayat Corporate Secretary BALI dalam keterangan tertulisnya Jumat (21/3) menuturkan aksi private placement akan dilaksanakan sesuai dengan syarat-syarat dan harga sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku di pasar modal.
Dana hasil private placement untuk pelunasan sebagian dan/atau seluruh utang yang berasal dari Fasilitas Kredit dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, Fasilitas Kredit dari PT Bank Victoria International Tbk dan Fasilitas Pinjaman dari PT Indonesia Infrastructure Finance (Hutang).
Aksi korporasi ini dilakukan dengan alasan dalam rangka pengembangan kegiatan usaha Perseroan baik yang dilaksanakan oleh Perseroan sendiri maupun melalui entitas anak Perseroan dan/atau afiliasi Perseroan, Perseroan merasakan perlu untuk memperkuat struktur permodalan dan Keuangan Perseroan dalam rangka pengembangan kegiatan bisnis dan usaha Perseroan.
Selain itu, Perseroan juga dapat menarik dan bekerja sama dengan investor-investor strategis yang berminat menginvestasikan modalnya dalam Perseroan sehingga dapat memberikan nilai tambah bagi kinerja Perseroan.
Untuk melancarkan aksi korporasi ini maka BALI akan meminta persetujuan pemegang saham dalam RUPSLB yang akan digelar pada 25 April 2025.
Related News
SILO Siapkan Akuisisi 14 Saham Properti RS Senilai Rp9 Triliun
Lepas Dari Suspensi, Saham FITT Lanjut Anjlok
Melejit 152 Persen, Emiten HT (BHIT) Bungkus Laba Rp478,54 Miliar
Performa COIN Solid, Segmen Derivatif Meledak 7.623 Persen
Longsor 794,64 Persen, FILM Tekor Rp257 Miliar
Sudahi 2025, Laba dan Pendapatan RAJA Tumbuh Minimalis





