EmitenNews.com - Bank berbasis teknologi yang menggunakan model bisnis kolaborasi dengan ekosistem digital, PT Bank Jago Tbk menggelar paparan publik (public expose) terkait kinerja perusahaan yang tumbuh positif dan berkualitas hingga kuartal III-2023. Dalam public expose yang dilakukan secara online ini, manajemen Bank Jago memaparkan pencapaian perusahaan dan bentuk kolaborasi yang telah dilakukan sebagai bentuk transparansi dan edukasi kepada publik.
"Semangat inovasi dan kolaborasi dengan ekosistem digital masih menjadi motor utama Bank Jago dalam mewujudkan aspirasi kami dalam meningkatkan kesempatan tumbuh berjuta insan melalui solusi finansial digital yang berfokus pada kehidupan," kata Direktur Utama Bank Jago Arief Harris Tandjung.
Sejak awal Bank Jago berkomitmen untuk konsisten berkolaborasi dengan mitra strategis, seperti ekosistem GoTo yang terdiri dari Gojek, GoPay, dan Tokopedia serta ekosistem keuangan digital Bibit dan Stockbit. Kolaborasi ini membuat model bisnis Bank Jago unik karena produk dan layanan Bank Jago tertanam langsung pada ekosistem digital tersebut. Di sisi lain kolaborasi ini menjadi pintu masuk masyarakat untuk mengakses produk dan layanan perbankan.
Terbaru, Bank Jago berkolaborasi dengan GoTo Financial dalam bentuk GoPay Tabungan by Jago. Ini merupakan produk kolaborasi antara bank dan perusahaan financial technology (fintech) pertama di Indonesia yang menggabungkan layanan uang elektronik (electronic money) yang simpel dengan keunggulan bank.
Jika sebelumnya GoPay hanya digunakan sebagai layanan pembayaran, kini GoPay dapat digunakan untuk menabung, transfer, dan melakukan pembayaran untuk transaksi sehari-hari. Produk rekening tabungan dari Bank Jago ini bisa diakses langsung melalui Aplikasi GoPay dan Gojek.
Related News
Tutup Semester I, Alamtri Minerals (ADMR) Catat Laba Naik 24 Persen
AADI Kemas Pendapatan USD2,54 Miliar, Laba Bersih Naik 10,5 Persen
Laba ANTAM Naik 34%, Disumbang 80% Penjualan Emas yang Tumbuh 1%
Antam Raih Laba Bersih Rp6,91 T di 1H26, Emas Sumbang 80% Penjualan
Aset Makin Gendut, Laba ADRO Melejit 76,84 Persen Semester I
Medio 2026 SRTG Boncos 3.897 Persen, Saham Justru Meledak





