Baru Melantai di BEI, Laba bersih Sigma Energy (SICO) Melonjak 70% dari Tahun Lalu

EmitenNews.com—PT. Sigma Energy Compressindo Tbk (SICO), emiten baru yang melaksanakan IPO pada 8 April 2022, berhasil melalui kuartal kedua (Q2) atau semester pertama 2022 dengan hasil kinerja yang sangat memuaskan.
Terjadi peningkatan laba bersih yang signifikan pada periode 6 bulan pertama tahun 2022 dibanding periode 2021, dimana Perseroan mencatatkan Rp 4,3 Milyar, atau telah mencapai hampir 70% dari Laba Bersih tahun 2021 (full year) yang tercatat sebesar Rp 6,4 Milyar.
Peningkatan Laba Bersih tersebut ditopang oleh berbagai program dan strategi dalam melakukan efisiensi biaya dan pemasaran yang efektif, yaitu seiring dengan mulai pulihnya ekonomi nasional yang turut meningkatkan permintaan akan jasa Perseroan.
Kontribusi terbesar pendapatan Perseroan berasal dari penyewaan kompresor GasJack kepada industry minyak dan gas, yaitu sebesar 68%, dan diikuti pendapatan dari penjualan bahan bakar sebesar 30% dan jasa lainnya sebesar 2%.
Presiden Direktur SICO, Benny Nurdin dalam pernyataannya kepada media, Senin (3/10/2022) menyatakan optimisme-nya bahwa kinerja Perseroan di tahun 2022 ini akan melampaui target. Dengan inovasi metode kerja yang lebih efektif, efisien serta berkelanjutan,.
Benny optimis Perseroan memiliki prospek usaha jangka panjang yang menjanjikan dan mampu memberikan imbal jasa yang memuaskan bagi Pemegang Saham dan Pemangku Kepentingan lainnya.
Berkedudukan di Jakarta, PT Sigma Energy Compressindo Tbk yang beroperasi sejak tahun 2007 ini bergerak dalam bidang jasa penyewaan mesin kompresor Gas Jack untuk menambah volume produksi sumur gas dan sekaligus dapat menurunkan kadar CO2 yang terbawa bersama gas suar bakar yang menyebabkan efek Rumah Kaca.
Perseroan memiliki misi menjadi perusahaan yang terdepan dalam menyediakan monetisasi gas suar bakar dan sumur-sumur marginal migas dengan memberikan layanan kelas dunia serta menjadi mitra yang dapat diandalkan dan dipercaya.
Related News

BRI Raih 2 Penghargaan The Asset Triple A atas Konsistensi ESG

Laba Tumbuh Moderat, 2024 Pendapatan BELL Sentuh Rp585 Miliar

Pendapatan Drop, DILD 2024 Tabulasi Laba Rp174,76 MiliarĀ

Melambung 295 Persen, WIFI 2024 Gulung Laba Rp231 Miliar

Laba dan Pendapatan Tumbuh, Ini Kinerja GOLF 2024

Surplus 32,64 Persen, SSIA 2024 Raup Laba Rp234,22 Miliar