Batam Menuju Gerbang Maritim dan Investasi Global. Ini Arahan Presiden
:
0
Pemerintah mengarahkan agar Kawasan Pelabuhan Bebas Perdagangan Bebas (KPBPB) Batam disiapkan menjadi gerbang maritim dan investasi global. Dok. BP Batam.
EmitenNews.com - Pemerintah mengarahkan agar Kawasan Pelabuhan Bebas Perdagangan Bebas (KPBPB) Batam disiapkan menjadi gerbang maritim dan investasi global. Presiden Prabowo Subianto menyampaikan hal itu saat menerima jajaran pimpinan Badan Pengusahaan (BP) Batam untuk membahas percepatan transformasi Batam sebagai mesin baru pertumbuhan ekonomi nasional.
Kepada pers, seperti dikutip Rabu (8/7/2026), Deputi Investasi BP Batam, Fary Djemy Francis mengungkapkan, dalam pertemuan itu, Presiden menegaskan bahwa Batam harus menjadi model implementasi agenda nasional melalui hilirisasi, industrialisasi, deregulasi, percepatan investasi, dan efisiensi logistik.
"Bapak Presiden juga mengarahkan agar Batam menjadi pilot project reformasi investasi nasional melalui digitalisasi pelayanan, pengawasan berbasis risiko, serta penguatan integritas kawasan," ujar Fary Francis.
Dalam pengarahannya, Presiden mengatakan, keunggulan Batam harus dibangun di atas kepastian hukum, kecepatan pelayanan, dan infrastruktur berdaya saing global.
Masih dalam pertemuan itu, Presiden mengarahkan untuk dilakukan modernisasi pelabuhan dan rencana pembangunan Pelabuhan Internasional Batam sebagai simpul logistik nasional. Itu harus terintegrasi dengan kawasan industri, manufaktur berteknologi tinggi, pusat data, dan jaringan pelayaran dunia.
Nantinya, hal itu diharapkan mampu menurunkan biaya logistik, meningkatkan daya saing ekspor, dan memperkuat posisi Batam dalam rantai pasok global.
Kepada BP Batam, Presiden Prabowo menyatakan, akan mengkoordinasikan langkah lintas kementerian dan lembaga untuk mempercepat penyelesaian isu strategis. Mulai dari harmonisasi regulasi, hingga pembangunan pelabuhan internasional.
Sementara itu, Kepala BP Batam Amsakar Achmad menyampaikan bahwa pascapenguatan regulasi melalui Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 25 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas, serta kebijakan pengembangan kawasan, pelayanan investasi menjadi lebih cepat dan memberikan kepastian yang semakin baik bagi investor.
Melalui berbagai reformasi tersebut, BP Batam menargetkan Batam menjadi kawasan yang lebih produktif, tertata, dan kompetitif, sekaligus memperkuat perannya sebagai pusat investasi, industri, dan perdagangan yang memberikan kontribusi signifikan bagi perekonomian nasional.
Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra menambahkan bahwa pihaknya terus memperkuat tata kelola melalui digitalisasi Land Management System (LMS) guna meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan kemudahan layanan lahan.
Related News
Perjuangan Menuju Skema Single Salary ASN, Ini Tekad Bulat Kepala BKN
Perbaiki Coretax Lagi, Tekad Purbaya Tekan Shortfall Pajak 2026
Harga Emas Antam Turun ke Rp2,64 Juta, Tertekan Penguatan Dolar AS
Dolar AS Menguat di Atas 101, Pasar Finansial RI Waspada
Nikkei 225 Turun ke 67.700, Saham Semikonduktor Global Lesu
Ekspor Korsel & Jepang Meroket, Indonesia Harus Antisipasi





