Bayang-bayang MSCI, IHSG Lanjut Koreksi
:
0
Suasana main hall Bursa Efek Indonesia. FOTO - ISTIMEW
EmitenNews.com - Indeks bursa Wall Street ditutup melemah signifikan. Itu dipicu aksi jual masif investor terhadap saham sektor teknologi. Wabilkhusus emiten produsen chip memori selama ini diuntungkan perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI).
Micron Technologi tumbang 13,18 persen, diikuti Sandisk longsor 13,64 persen, Seagate Technology drop 5,07 persen, Intel menukik 6,14 persen, Advanced Micro Devices merosot 5,76 persen, dan Qualcomm anjlok 8,01 persen. Sementara itu, tekanan terhadap indeks sedikit terbantu lonjakan saham di luar produsen chip.
Yaitu, saham defensif macam Microsoft melejit 1,80 persen, Amazon naik 0,57 persen, Walmart melesat 1,91 persen, Procter & Gamble surplus 2,15 persen, Johnson & Johnson menguat 3,37 persen, dan IBM menanjak 5,04 persen. Koreksi Wall Street, harga komoditas, MSCI ulur status penilaian pasar hingga November, dan pembekuan rebalancing MSCI akan menjadi sentimen negatif pasar.
So, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi melanjutkan pelemahan dengan kisaran support 5.990-5.880, dan resistance 6.210-6.325. Berdasar data itu, Retail Research CGS International Sekuritas Indonesia menjagokan saham Bumi (BUMI), Astra agro (AALI), Merdeka (MBMA), Archi (ARCI), Bumi (BRMS), dan Wismilak (WIIM). (*)
Related News
IHSG Melaju Positif Usai Review MSCI
Diadukan Konsumen, Tokopedia Jelaskan Begini ke Kemendag
Jadwal Cum Dividen Hari Ini, Berikut Daftarnya
Teror Baru MSCI, Borong Saham RAJA, ESSA, CUAN, dan PTRO
Aturan Baru UU P2SK, Plus Minus BEI Jadi Perusahaan Terbuka
Ternyata ini Hasil Klarifikasi Relokasi Industri Otomotif ke Vietnam





