EmitenNews.com - Bank BRI (BBRI) bakal menebar dividen Rp52,1 triliun. Alokasi dividen jumbo itu setara 92 persen dari torehan laba bersih tahun buku 2025 senilai Rp56,65 triliun. Dengan demikian, para investor akan mengenyam dividen tunai Rp346 per lembar. 

Guyuran dividen itu, sudah termasuk dividen interim senilai Rp20,63 triliun setara 137 per saham yang telah dicairkan pada 15 Januari 2026. Dengan begitu, para pemodal akan menerima sisa dividen Rp31,47 triliun alias selevel dengan Rp209 per eksemplar. 

Selanjutnya, sisa dividen Rp4,55 triliun alias 8 persen ditetapkan sebagai saldo laba ditahan. Rencana pembagian dividen tunai tahun buku 2025 itu, sesuai dengan hasil RUPS Tahunan pada 10 April 2026 sebagai berikut. Cum dividen pasar reguler dan pasar negosiasi pada 20 April 2026. 

Ex dividen pasar reguler dan pasar negosiasi pada 21 April 2026. Cum dividen pasar tunai pada 22 April 2026. Ex dividen pasar tunai pada 23 April 2026. Daftar pemegang saham berhak dividen alias recording date pada 22 April 2026 pukul 16.15 WIB. Pembayaran dividen pada 8 Mei 2026. 

Kebijakan pembagian dividen itu, berdasar data keuangan per 31 Desember 2025. Ya, sepanjang 2025, Bank BRI mencatat laba bersih Rp56,65 triliun. Saldo laba ditahan dengan alokasi penggunaan tidak dibatasi sejumlah Rp219,64 triliun. Total ekuitas terkumpul Rp330,94 triliun. (*)