Beban Pokok Penjualan Keramik Bengkak, Laba ARNA 2025 Menciut
:
0
Potret industri keramik milik perseroan PT Arwana Citramulia Tbk. (ARNA). Foto: Istimewa.
EmitenNews.com - Emiten keramik PT Arwana Citramulia Tbk. (ARNA) dalam pembukuan keuangan 2025 terungkap laba tahun berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk turun 5,99 persen. Hingga 31 Desember 2025, perseroan membukukan laba bersih Rp400,47 miliar secara year-on-year, lebih rendah dibandingkan Rp425,97 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Di sisi lain penjualan neto tumbuh 10,65 persen menjadi Rp2,91 triliun dari Rp2,63 triliun. Namun, beban pokok penjualan keramik ARNA meningkat lebih tinggi yakni, 18,02 persen menjadi Rp2,03 triliun dari Rp1,72 triliun, sehingga laba kotor terkoreksi 2,26 persen menjadi Rp883,91 miliar dari Rp904,33 miliar.
Tekanan berlanjut pada laba usaha yang tekor 4,68 persen menjadi Rp523,32 miliar dari Rp549,02 miliar. Laba sebelum pajak juga menyusut 4,46 persen menjadi Rp523,56 miliar dibandingkan Rp547,99 miliar pada tahun sebelumnya.
Menilik sisi neracanya, total total aset meningkat 8,27 persen menjadi Rp2,88 triliun dari Rp2,66 triliun. Sementara liabilitas naik 21,10 persen menjadi Rp949,18 miliar per akhir Desember 2025, dari Rp783,82 miliar pada akhir 2024.
Beriringan dengan terbitnya pembukuan keuangan tahun penuh 2025 ini, pada perdagangan Jumat (27/2) saham ARNA tercatat stagnan di level Rp530.(*)
Related News
PRDL Ubah Alokasi Penggunaan Dana IPO, Alasannya Untuk Ini
Pengendali Tambah Porsi, Saham Afiliasi H Isam Melejit Ratusan Persen
Dua Anak Usaha MGLV Dapat Pinjaman Dana Buat Data Center
Pefindo Nilai Kasus HGB Bogor Berdampak Terbatas Pada SMRA
TSPC Beber Fakta Usai KPK Periksa Preskom Tempo Pacific
Satu Owner dengan Jhonlin Baratama, JARR Bicara Dampak Akuisisi BYAN





