EmitenNews.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) membuka kembali perdagangan saham PT Hoffmen Cleanindo Tbk (KING) dan PT Ifishdeco Tbk (IFSH) pada sesi I Kamis, 11 Juni 2026. Kedua saham itu bergerak berlawanan usai suspensi dicabut.

PH Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI Danny Yuskar Wibowo mengonfirmasi pembukaan suspensi. "Danny Yuskar Wibowo PH Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI dalam keterangan tertulisnya Rabu (10/6) menuturkan bahwa suspensi saham tersebut dibuka kembali mulai sesi I tanggal 11 Juni 2026 di Pasar reguler dan tunai."


BEI sebelumnya mensuspensi kedua saham karena alasan berbeda.

"Sebagai informasi, BEI mensuspensi saham KING pada perdagangan tanggal 25 Mei 2026 karena terjadinya peningkatan harga kumulatif yang signifikan sebagai bentuk perlindungan bagi Investor dan saham IFSH pada tanggal 10 Juni 2026 karena adanya penurunan harga saham."

KING disuspensi sejak 25 Mei 2026 usai harga naik signifikan. Saham KING sebelum disuspensi tercatat melesat dalam beberapa periode terakhir. Dalam sepekan naik 15,31%, sebulan naik 31,4%, dan secara year to date menguat 169% dari Rp210 menjadi Rp565.

Sedangkan IFSH baru disuspensi 10 Juni 2026 akibat penurunan harga saham. Berdasarkan data, saham emiten nikel ini terakhir sebelum disuspensi di level Rp895. IFSH sudah kehilangan 2.355 poin atau turun 72,46% dari All Time High (ATH) sahamnya di level Rp3.250 yang tercatat pada 8 April 2026.

Berdasarkan data pasar, saham IFSH usai dibuka sahamnya langsung melesat 9,50% atau naik 85 poin ke level 980. Penguatan itu membuat IFSH menyentuh batas Auto Reject Atas (ARA).

Sementara saham KING justru anjlok 9,73% atau turun 55 poin ke 510, menyentuh batas Auto Reject Bawah (ARB).