BEI Kantongi 9 Perusahaan di Pipeline Obligasi, Total 14 Emisi
:
0
Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. Foto: EmitenNews/Aji
EmitenNews.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat sebanyak 122 emisi telah diterbitkan dari 62 emiten. Dana yang terhimpun dari penerbitan efek bersifat utang dan sukuk (EBUS) mencapai Rp112,00 triliun hingga 28 Agustus 2026.
Direktur Penilaian Perusahaan BEI, Saidu Solihin juga menyampaikan bahwa hingga saat ini terdapat sembilan perusahaan dalam pipeline obligasi bursa. Dari sembilan emiten tersebut, terdapat 14 emisi yang akan diterbitkan.
“Untuk EBUS, telah diterbitkan 122 emisi dari 62 penerbit dengan dana dihimpun Rp112 triliun, serta terdapat 14 emisi dari 9 penerbit dalam pipeline,” kata Saidu, Jumat (28/8/2026).
Dari antrean tersebut, sektor energy mendominasi dengan jumlah tiga perusahaan. Sementara sektor basic materials dan infrastructures masing-masing menyumbang dua perusahaan, dan sektor financials, industrials, menyumbang masing-masing satu perusahaan.
Kondisi Pasar Obligasi
Head of Research Kiwoom Sekuritas, Liza Camelia Suryanata menilai pasar obligasi domestik saat ini tengah dalam tren penguatan. Ia mengungkapkan, yield Surat Utang Negara (SUN) dengan tenor 10 tahun tercatat turun 7 bps ke level 7,01 persen. Sementara tenor 5 tahun berada di posisi 6,86 persen.
“Secara bulanan, yield keduanya masih turun 37 bps dan 49 bps,” ujar Liza.
Dari sisi likuiditas, aktivitas perdagangan obligasi korporasi menunjukkan peningkatan menjadi Rp10,54 triliun, meski transaksi SUN melambat ke Rp58,86 triliun. ***
Related News
Usaha Kecil Dominasi Penggunaan QRIS di Babel, ada 125 Ribu Merchant
Tujuh Perusahaan Antre IPO, Sektor Healthcare Mendominasi
BEI Luncurkan IDX Green Equity Designation, Apa Itu?
Dari Rp50 ke Rp1, BEI Lakukan Uji Coba Penurunan Batas Harga Saham
Jelang Resmi Didepak BEI pada 10 November, 18 Emiten Ini Disanksi SP1
Jelang Aksi 27 Agustus, OJK Masih Dalami Penundaan Rekening Botok Pati





