BEI Suspensi Massal 5 Saham Hari Ini, Tengok Kinerjanya
:
0
BEI mensuspensi lima saham hari ini (19/8/2026). Tengok kinerjanya. Foto: Emitennews.
EmitenNews.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) men-suspensi lima saham Rabu (19/8/2026) yakni PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA), PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF), PT Yanaprima Hastapersada Tbk (YPAS), PT Era Media Sejahtera Tbk (DOOH), dan PT Asia Sejahtera Mina Tbk (AGAR).
Endra Febri Styawan, Pjs Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI dalam keterangan tertulisnya Selasa (18/8/2026) menuturkan, "Penghentian saham ini dilakukan di Pasar Reguler dan Pasar Tunai mulai Sesi Pra-Pembukaan tanggal 19 Agustus 2026 sampai dengan pengumuman Bursa lebih lanjut sebagai bentuk perlindungan bagi Investor."
Lalu bagaimana kinerja kelima emiten yang disuspensi BEI hari ini selama Semester I 2026? Berikut rangkuman Emitennews.com.
1. PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF)
Emiten yang bergerak di distribusi dan pengolahan makanan olahan / daging sapi (KIBIF) ini pada Semester I-2026 membukukan laba bersih Rp38,2 miliar. Angka itu mengalami pertumbuhan sebesar 39,4 persen dibandingkan laba bersih periode yang sama tahun lalu Rp27,4 miliar.
Pendorong kenaikan laba bersih itu berasal dari efisiensi struktur biaya distribusi setelah fase restrukturisasi utang selesai, serta lonjakan permintaan penjualan daging olahan di jaringan ritel modern.
2. PT Yanaprima Hastapersada Tbk (YPAS)
Emiten di sektor manufaktur kemasan plastik industri, utamanya kantung Semen (woven bag) mencetak laba bersih Semester I-2026 sebesar Rp2,85 miliar atau melonjak 154,4% dibandingkan Semester I-2025 yang sebesar Rp1,12 miliar.
Kenaikan YPAS sejalan dengan pemulihan margin kotor akibat stabilisasi harga bahan baku resin/biji plastik sintetis dan kenaikan pesanan kemasan industri semen.
3. PT Era Media Sejahtera Tbk DOOH)
Related News
BIKE Batal Akuisisi LGA, Masih Bidik Caplok 6 Perusahaan
Anggaran Buyback BEEF Terserap Tipis, Saham Malah Meroket 166 Persen
PPRE Kantongi Kontrak Jumbo, Capai Rp1,5T di Semester I 2026
CGV (BLTZ) Studio Pekanbaru Ditutup Permanen, Ini Alasannya
PIPA Incar Akuisisi Perusahaan Pengolahan Migas Beraset Jumbo
Prodia (PRDA) Bersiap Buyback Saham Rp150 Miliar





