PIPA Incar Akuisisi Perusahaan Pengolahan Migas Beraset Jumbo
:
0
Jajaran Manajemen PT Multi Makmur Lemindo Tbk (PIPA) saat RUPSLB 25 Juni 2026. DOK/ISTIMEWA
EmitenNews.com - PT Oxala Energy International Tbk (PIPA) d/h PT Multi Makmur Lemindo Tbk tengah memfinalisasi rencana akuisisi perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan gas bumi. Aksi korporasi ini menjadi bagian dari transformasi bisnis PIPA untuk memperkuat pijakan di sektor energi sekaligus membuka sumber pertumbuhan baru.
Pemegang Saham Pengendali PIPA, PT Morris Capital Indonesia (MCI), melalui surat kepada Dewan Komisaris Perseroan tertanggal 18 Agustus 2026 menyampaikan bahwa MCI bersama PIPA sedang dalam proses finalisasi transaksi akuisisi terhadap perusahaan target tersebut.
Para pihak menargetkan penandatanganan Perjanjian Jual Beli Bersyarat atas Saham atau Conditional Share Purchase Agreement (CSPA) pada Agustus 2026.
Corporate Secretary PIPA Haerul Maelani mengatakan, perusahaan target telah beroperasi sekitar 14 tahun. Awalnya, perusahaan tersebut bergerak di bidang perdagangan alat teknik, konstruksi, dan jasa konsultan teknik dengan omzet sekitar Rp40 miliar per tahun.
Namun, sejak 2025, perusahaan target mulai melakukan ekspansi ke bisnis pengolahan minyak dan gas bumi. Ekspansi tersebut diperkuat dengan perolehan sejumlah kontrak strategis dengan nilai lebih dari USD100 juta.
"Sejak tahun 2025, Perusahaan Target melakukan ekspansi ke bidang pengolahan minyak dan gas bumi dengan perolehan kontrak strategis bernilai lebih dari USD100 juta," ujar Haerul dalam keterbukaan informasi, Rabu (19/8/2026).
Dari sisi skala bisnis, total aset perusahaan target tercatat sekitar Rp476 miliar per 31 Desember 2025. Nilai tersebut diproyeksikan meningkat hampir dua kali lipat menjadi sekitar Rp920 miliar pada akhir 2026.
Perusahaan target juga diproyeksikan memiliki potensi pendapatan sekitar Rp250 miliar per tahun dengan margin EBITDA sekitar 60%. Potensi tersebut menjadi salah satu daya tarik utama transaksi bagi PIPA karena dapat memberikan tambahan sumber pendapatan sekaligus memperkuat profitabilitas konsolidasian.
Apabila transaksi terealisasi, PIPA berharap bisnis pengolahan gas bumi perusahaan target dapat menjadi new growth engine bagi Perseroan. Langkah tersebut sekaligus memperkuat transformasi PIPA menuju sektor energi.
Manajemen menilai transaksi berpotensi memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan pendapatan, efisiensi EBITDA, serta kinerja keuangan konsolidasian PIPA pada masa mendatang.
Related News
Prodia (PRDA) Bersiap Buyback Saham Rp150 Miliar
Emiten Pelayaran (NELY) Gelar RUPSLB, Resmi Copot 1 Direktur
ISAT Reli 27 Persen Sepekan, Analis Ingatkan Ini
FTSE Pertahankan Freeze, Saham HSC Berpotensi Tertekan
Saham Drop 6 Hari Beruntun–5x ARB, Bos BAIK Justru Tambah Muatan Lagi
Pertumbuhan Laba Salip Penjualan, ERAA Tekan Rasio Beban Operasional





